BudayaDetail Budaya

Tumis Belacan - Makanan Tradisional Khas Riau Makanan-Minuman Tradisional

2018-12-23 05:07:42
| | |
Share:

Kali ini, kita akan mencicipi dan belajar membuat sambal khas yang ada di Riau, yaitu tumis belacan. Masakan ini merupakan kuliner tradisional Riau dari Kabupaten Bengkalis. Pembuatan tumis belacan bertujuan untuk menambah kelezatan hidangan khas Melayu Riau. Rasa pedas, asam, dan asin tumis belacan menimbulkan selera dan menambah kenikmatan makan. Pantas saja masakan ini sangat digemari oleh orang Riau. Orang Melayu Riau sangat menyukai masakan ini. Sebagian orang mengatakan bahwa makan belum nikmat jika tidak dilengkapi dengan tumis belacan. Dalam bahasa Indonesia, belacan disebut terasi. Jadi, tumis belacan itu adalah sambal terasi yang ditumis atau dimasak dengan menambahkan beberapa bahan lainnya. Terasi atau belacan memiliki bau yang agak menyengat. Ada orang yang sangat menyukai baunya, tetapi ada juga orang yang tidak menyukainya. Akan tetapi, jika belacan diolah dan dicampurkan ke dalam sebuah masakan, masakan tersebut menjadi lebih nikmat dan berbau khas. Tidak heran jika banyakorang yang ketagihan memakan masakan yang dibumbui dengan belacan.



Budaya Lainnya

Bahasa Kamaru

Sulawesi Tenggara khususnya Pulau Buton dan sekitarnya memang dikenal memiliki banyak keragaman bahasa daerah, namun sayangnya dari sekian banyak baha [...]

Baca Selengkapnya

Lampung, kemplang

Kemplang makanan yang kriuk-kriuk ini yang dengan bahan dasar ikan, maka patut mencoba kemplang yang merupakan salah satu makanan khas kota Bandar L [...]

Baca Selengkapnya

Makanan Khas NTT "KOLO"

Kolo merupakan makanan khas Provinsi Nusa Tenggara Timur. Makanan Kolo dimasak dengan menggunakan batang dari bamboo yang masih berbentuk utuk (lingka [...]

Baca Selengkapnya

Pura Goa Lawah, Klungkung Bali

Tepat menghadap laut di Kusamba, sisi selatan Klungkung, terdapat sebuah pura kuno bernama Goa Lawah yang telah berusia 10 abad. Seperti namanya, Pura [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar