BudayaDetail Budaya

TEROMPET REOG Alat Musik Tradisional

2018-09-07 01:36:40
| | |
Share:

Terompet reog ini dikenal berasal dari daerah Ponorogo Jawa Timur. Seperti namanya, terompet Reog adalah sebuah alat musik tradisional Jawa Timur yang dimainkan dengan cara ditiup yang digunakan untuk mengiringi kesenian reog di Jawa Timur. Terompet reog digunakan pada kesenian reog ponorogo. Terompet reog terbuat dari kayu dan bambu serta tempurung kelapa, dibunyikan dengan cara ditiup. Bentuk terompet reog sangat unik dengan ukuran besar diujung bawah dan mengerucut mengecil dibagian yang ditiup serta ada sekat yang terbuat dari tempurung kelapa dengan bentuk menyerupai kumis sang peniup terompet reog. Terompet reog memiliki 6 lubang yang berfungsi untuk mengatur nada serta 1 lubang dipangkal untuk meniup. Terompet reog berfungsi untuk mengiringi pertunjukan Reog di Ponorogo. Alat musik tradisional Terompet Reog ini ternyata berfungsi sebagai pemanggil arwah Reog, hal ini merupakan pendapat dari masyarakat setempat dan pemikiran yang berkembang di dalam masyarakat tersebut. Sumber : https://budayajawa.id/terompet-reog-alat-musik-tradisional-jawa-timur/


Budaya Lainnya

Alat musik tradisional Sulawesi Tengah lalove

Lalove termasuk alat musik tradisional yang ditiup dan digunakan untuk mengiringi tari-tarian daerah atau adat tertentu saja. Alat musik ini berwujud [...]

Baca Selengkapnya

Gunung Besar Halau-Halau

Gunung Halau-Halau merupakan bukti nyata pesona alam Indonesia. Puncak gunung tertinggi di Kalimantan Selatan dari sekian banyak deretan pegunungan Me [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat

Kabupaten Kayong Utara adalah sebuah kabupaten di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Sukadana. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan [...]

Baca Selengkapnya

Pakaian Teluk Belanga (Pakaian Adat Pria)

Pakaian teluk belangan merupakan pakaian adat Provinsi Riau. Pakaian ini umumnya berwarna polos dengan warna yang tidak mencolok seperti hitam dan abu [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar