BudayaDetail Budaya

Tanaman Khas Kota Jepara Flora Khas Daerah

2018-09-05 15:54:33
| | |
Share:

Jepara merupakan kota yang terkenal dengan buah duriannya yaitu durian petruk merupakan buah yang sudah mendapatkan sertifikasi dari Departemen Pertanian Jepara. Buah ini dinamakan durian pertuk karena menyerupai hidung salah satu tokok pewayangan yang bernama petruk. Buah ini berukurang besar dan panjang, memiliki warna yang agak kekuning mentega, batunya yang kecil. Baunya yang sangat harum dan rasnya yang manis. Tanaman ini unggul karena tahan dari hama penyakit dan busuk akar. Namun pada saat ini susah untuk mecari durian petruk ini karena sudah mulai langka keberadaanyan walaupun sudah musim durian. Hal ini terjadi karena petani di jepara tidak menanam lagi pohon durian petruk ini sehingga banyak buah durian yang lain di jual di daerah Jepara ini. Dan petani juga mengakiu hasil panen mereka tidak terlalu bagus, dan di pasran durian petruk ini memiliki harga yang sangat tinggi dibandingan durian yang lain. Durian yang bisa berharga sekitar 50-80 ribu namun durian peruk memiliki harga 150 ribu. Sumber: https://www.murianews.com/2017/01/16/105651/durian-petruk-durian-khas-jepara-yang-kini-mulai-langka.html


Budaya Lainnya

Gongga Lima / Gongga Lawe

Alat musik Gongga Lima terdiri dari 2 suku kata Gongga dan Lima yang masing-masing artinya dari bahasa daerah setempat adalah Gongga yang berarti “a [...]

Baca Selengkapnya

Ayam Iloni

Kamu pasti tahu ayam bakar kan? Nah, ayam bakar merupakan kuliner yang sangat mudah sekali ditemui di berbagai daerah di Bumi Pertiwi ini. Tapi guys, [...]

Baca Selengkapnya

Rumah Tradisional Suku Bugis Makassar

Suku Bugis Makassar juga mempunyai pandangan sendiri terhadap nilai-nilai estetis dan filosofis yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mer [...]

Baca Selengkapnya

Sagu Lempeng

Olahan kuliner khas terkenal lain di Papua Barat yang berbahan dasar sagu adalah Sagu Lempeng. Namun Sagu lempeng sebenarnya bukan hanya dikenal di Pa [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar