BudayaDetail Budaya

Surau Tuo Lubuk Bauak Masjid (BCB)

2021-04-06 21:47:14
| | |
Share:

Yang beda, akan melegenda. Layaknya Surau Tuo Lubuk Bauk yg ada di Batipuh Tanah Datar ini. Warna kayu yg mnjd bahan dasar bangunannya menandakan usianya udah cukup lama. Yes! Mmg ckp lama hingga Buya Hamka pun sempat menimba ilmu disana. Gonjong yg menopang kubah diatasnya, seolah merefleksikan bahwa adat dan agama tidak terpisahkan. Kombinasi ukiran Minang dan Cina, serta logo kerajaan Belanda, semakin memperkuat akulturasi budaya yg menghiasinya. Menarik ya? Cukup berbeda dr kebanyakan surau atau tempat ibadah muslim lain. Nuansa keagamaan mmg kental terasa pd surau ini, tp disisi lain, atmosfer sejarah dan budaya seolah masih melekat pada bangunannya. Gimana gk coba, surau ini dibangun pd zaman kolonial Belanda, sekitar tahun 1896. Sama sprt pembangunan rumah gadang, surau ini pun gak menggunakan paku utk menyatukan bagian yg satu dgn yg lain. Padahal ada beberapa lantai yg harus ditopangnya. Nilai-nilai adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah terlihat jelas pd arsitektur Surau Lubuk Bauk ini. 3 atap bertingkat mengandung filosofi bahwa dlm adat minangkabau, ada 3 dasar dlm mengambil keputusan, yakni tali tigo sapilin. Kemudian menara adzannya yg berbentuk segi delapan, melambangkan 8 arah mata angin, dgn maksud bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin yg dpt memberi kebaikan bagi makhluk di alam semesta. Selain itu, lambang segi delapan juga mengibaratkan perjalanan adat nan salapan dlm masyarakat Minangkabau. Sedangkan ukiran pakis dibagian luar serambi melambangkan kebijaksanaan, persatuan,dan kesatuan dlm nagari. Kini,Surau Tuo Lubuk Bauk telah menjelma menjadi destinasi wisata religi dan sejarah yg bs dipelajari. Meski gak jauh dari surau ini ada mesjid yg cukup luas, tp masyarakat msih menggunakan surau ini sbg tempat belajar mengaji, mempelajari adat serta tempat musyawarah dan kegiatan lain. Seolah tak rela surau bersejarah ini dibangun sia-sia oleh nenek moyangnya , dan menua tanpa guna ditangannya.


Budaya Lainnya

Genggong

Genggong merupakan sebuah alat musik tradisional berbentuk tipis dan kecil, memililki beberapa jenis dan dimainkan dengan beragam cara, ada yang dipet [...]

Baca Selengkapnya

Kompang atau Khaddap

Kompang adalah sejenis alat musik tradisional yang termasuk dalam kategori jenis musik gendang. Kulit kompang biasanya dibuat dari kulit kambing. Ala [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Kupang

Lambang atau logo daerah merupakan perwakilan visual sebuah daerah yang memiliki perbedaan dengan lambang daerah lain, yang memuat berbagai unsur-unsu [...]

Baca Selengkapnya

Anoa Pegunungan

Anoa pegunungan biasanya sering disebut sebagai mountain anoa. Anoa pegunungan mempunyai ukuran tubuh yang lebih ramping dibandingkan anoa daratan ren [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar