BudayaDetail Budaya

Situs Batu Itam Situs Prasejarah (BCB)

2018-09-12 13:24:10
| | |
Share:

Batu Itam merupakan sebuah kelurahan di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Di perairan Batu Itam ini, pada tahun 1998, penyelam teripang tradisional Belitung menemukan harta karun berupa mangkuk –mangkuk serta guci antic sekitar 3 kilometer dari pantai Belitung. Penemuan ini kemudian menjadi awal ditemukannya 60.000 keping Barang-barang muatan kapal tenggelam (BMKT) yang sangat berharga dalam dunia Arkeologi bawah laut dunia. Temuan tersebut kemudian diteliti umurnya lebih lanjut dengan metode karbon, dan hasilnya menunjukkan bahwa usia BMKT tersebut sekitar 1.200 tahun. Diperkirakan kapal tersebut tenggelam karena menabrak karang yang memang banyak terdapat di perairan tersebut.Temuan ini kemudian di ekskavasi oleh perusahaan Jerman. Barang-barang Muatan kapal tenggelam yang ditemukan di Batu Itam tersebut sekarang di dunia terkenal dengan sebutan Belitung Shipwreck atau Tang Shipwreck atau Batu Itam Shipwreck. Belitung Shipwreck merupakan harta karun yang ditemukan di dasar laut Pulau Belitung yang dibawa oleh kapal kargo dengan muatan keramik dari Changsha, Provinsi Hunan, China di tahun 838 M dan barang berharga lainnya seperti perak, damar, lada dan wadah-wadah emas. Selain muatan berharga yang dibawa, yang menarik adalah bahwa kapal tersebut ternyata merupakan kapal Arab (Dhaw). Penemuan kapal ini juga yang menjadi inspirasi dibuatnya “Jewel of Muscat”, kapal persembahan Sultan Oman untuk Singapura yang dianggap berperan penting dalam penemuan tersebut. Kargo Belitungwreck saat ini tersimpan di the Maritime Experential , Singapore. Meskipun temuan tersebut awalnya dimulai oleh penyelam tradisional Belitung, dan tempat ditemukannya adalah di perairan Belitung, masyarakat dan pemerintah Belitung hanya menjadi penonton dan sama sekali tidak mendapatkan bagi hasil dari penjualan barang-barang tersebut. Menjadi ironis karena justru Negara lain yang mendapatkan keuntungan dari ekskavasi Situs Batu Itam. Sampai saat ini, penjualan artifak-artifak Situs Batu Itam masih menjadi kontroversi internasional. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BP3 Jambi dan Balai Arkeologi Palembang di tahun 2010, tempat ditemukannya Belitung Shipwreck ini sekarang rusak parah. Sisa-sisa kapal telah hancur dan hanya tersisa lubang berbentuk lekukan kapal. sumber : http://www.visitbangkabelitung.com/content/situs-batu-itam


Budaya Lainnya

Badik Lampung

Badik adalah senjata tradisional yang dapat ditemui di beberapa wilayah di Indonesia diantaranya yaitu Lampung dan Sulawesi Selatan. Badik yang ada d [...]

Baca Selengkapnya

Leko Boko / Juk / Bijol

Leko Boko adalah alat musik petik yang di bagian wadah resonansinya dibuat dari labu hutan, dan kayu untuk perentang dawainya. Jumlah yang dibutuhkan [...]

Baca Selengkapnya

Matoa

Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 [...]

Baca Selengkapnya

Suku Bangsa

Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan dengan Malaysia dan terdiri dari perairan yang dihuni oleh masyarakat heterogen dengan berbagai kultural sos [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar