BudayaDetail Budaya

Senjata Tradisional Kujang Jawa Barat Senjata Tradisional

2018-12-11 11:04:12
| | |
Share:

Kujang merupakan senjata tradisional berbentuk unik yang berasal dari Jawa Barat. Secara etimologi, “kujang” berasal dari “kudi” dan “hyang”. “Kudi” berasal dari bahasa Sunda kuno yang bermakna sebuah senjata atau jimat yang memiliki kekuatan gaib. Sementara, “hyang” berarti dewa atau sesuatu yang dianggap Tuhan. Jadi, secara harfiah kujang bisa dimaknai sebagai senjata pusaka yang memiliki kekuatan dewa. Dalam kehidupan sehari-hari, fungsi kujang tidak terlepas dari pola hidup masyarakat Jawa Barat yang agraris. Kujang merupakan alat yang digunakan untuk kegiatan berladang. Pandangan tersebut didukung oleh sebuah cerita yang ada di naskah kuno berjudul Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian berangka tahun 1518 M. Secara umum, anatomi kujang terdiri dari empat bagian, yaitu papatuk, suluh, tadah, dan mata. Papatuk merupakan bagian ujung yang tajam, eluh merupakan bagian lekukan pada punggung kujang, tadah merupakan bagian lengkungan menonjol pada bagian perut kujang, sementara mata merupakan lubang kecil pada bagian badan. Dalam perkembangannya, bagian mata sering dihiasi dengan permata yang berkilauan. Sejalan dengan perkembangan zaman, fungsi kujang tidak lagi menjadi alat berladang. Kujang menjadi benda simbolik yang memiliki prestise dan dianggap sakral. Karenanya, saat ini kujang memiliki jenis dan variasi yang sangat beragam. Salah satu jenis kujang peninggalan kerajaan yang hanya dipakai oleh golongan pangiwa (pejabat kerajaan) adalah kujang berlubang empat. Konon, kujang jenis ini pernah digunakan oleh Putera Mahkota Prabu Anom. Dari segi bentuk, kujang berlubang empat menyerupai bentuk kepala burung ciung. Karenanya, banyak orang yang menyebut kujang ini dengan nama kujang burung ciung. Dahulu, empat lubang yang ada pada kujang ini ditutupi emas dan perak sebagai lambang prestise orang yang memegangnya. [AhmadIbo/IndonesiaKaya] Sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/senjata-pusaka-prabu-anom


Budaya Lainnya

Suku Wawonii

Suku bangsa wawonii ini bermukim di pulau Wawonii yang sangat banyak ditumbuhi pohon kelapa. Menurut istilah kata "Wawonii" diambil dari kata Wawo ber [...]

Baca Selengkapnya

Danau Kabori

Satu lagi wisata alam di Papua Barat yang sering dikunjungi masyarakat setempat mamupun wisatawan domestik yakni Danau Kabori Manokwari. Mengunjungi d [...]

Baca Selengkapnya

UTA SEPI TUMIS

Tumi sepi adalah makanan khas Bima yang terbuat dari udang rebon (anak udang yang sangat kecil yang di Bima disebut Sepi Bou). Udang rebon tersebut di [...]

Baca Selengkapnya

Rumah adat Lampung - Nawo Sesat

Lampung memiliki rumah adat tradisioal Lampung yang disebut Nawo Sesat. Rumah adat Nawo Sesat memiliki bentuk arsitektur yang umum digunakan pada ruma [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar