BudayaDetail Budaya

seni Rudat banten Seni Pertunjukan

2018-09-04 04:33:56
| | |
Share:

Rudat berasal dari kata Raudhah yang berarti, “taman bunga”, (Arab) muncul di Banten sejak adanya dakwah Islam dengan cara melantunkan syair syair Syaikh Ja’far al-Barzanji. Rudat sudah banyak terlihat pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa (Abad 16 M). keberadaan Rudat tidak bisa lepas dari Tarekat, diantaranya adalah Tarekat Samaniyah dan sebagainya, selanjutnya Rudat digunakan untuk mengiring atraksi yang sekarang dikenal dengan Debus, Bandrong (seni bela diri), dan khusus untuk di Desa Bantarwaru kecamatan Cinangka Serang, Rudat sering digunakan untuk mengiring Pengantin. Bahkan pada masa kolonial Rudat digunakan untuk membangkitkan semangat jihad melawan penjajah. Deskripsi ini di ambil dari https://wisatabanten.com/kesenian-rudat-banten/


Budaya Lainnya

Pegunungan Arfak

Pegaf (Pegunungan Arfak) masuk dalam wilayah Provinsi Papua Barat. Provinsi Papua Barat sendiri terletak di bagian kepala burung pulau Papua. Kabupat [...]

Baca Selengkapnya

Dabu-Dabu

Dabu dabu lota mate to to hu lo yi nulo O wa tingo o ma li ta ora sawa o la mita’ Tidiyo o limu waw o ba wa ngi Lo Wanu ito mo la melo Yila la [...]

Baca Selengkapnya

Kue Lontar

Penganan Pulau Papua khususnya Papua Barat memang sangat khas, enak, dan cocok untuk lidah orang Indonesia. Salah satu makanan khas Papua Barat adalah [...]

Baca Selengkapnya

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat – Rabab

Rabab atau yang biasa dipanggil rebab adalah alat musik tradisional Kalimantan Barat yang cara memainkannya dengan digesek dan bisa juga dipetik, sela [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar