BudayaDetail Budaya

RUMAH ADAT SULAWASI TENGAH Rumah Tradisional

2018-09-04 02:46:40
| | |
Share:

1. Rumah Tambi Rumah tambi adalah rumah adat masyarakat sulewasi tengah pada umumnya, yaitu dari berbagai golongan masyarakat. Bentuk rumah tambi ini adalah persegi panjang dengan ukuran rata-rata 7x5 m2 rumah tambi dibuat menghadap atau membelakangi arah matahari. Dilihat secara sekilas, konstuksi rumah ini seperti jamur berbentuk prisma yang terbuat dari daun rumbia atau ijuk. Salah satu keunikan rumah tambi yang berbentuk berfungsi sebgai dinding dan alas rumah tersebut terdiri dari susunan balok kayu sedangkan pondasinya terbuat dari batu alam. Akses masuk ke rumah ini melalui tangga jumlahnya berbeda sesuai tinggi rumahnya. Tambi yang digunakan masyarakat biasa memiliki anak tangga berjumlah ganjil dan untuk ketua adat berjumlah genap. http://www.tradisikita.my.id/2016/09/2-rumah-adat-sulawesi-tengah.html 2. Rumah souraja. Apabila rumah tambi dipergunakan oleh masyarakat dari semua golongan di Provinsi Sulawesi Tengah, beda lagi dengan rumah adat Souraja. Banua Mbaso atau disebut juga Banua Oge atau yang lebih sering dikenal dengan nama Souraja merupakan rumah tradisional tempat tinggal turun temurun bagi keluarga bangsawan. Souraja pertama kali dibangun oleh Raja Palu, Jodjokodi, pada tahun 1892. Souraja yang pertama kali dibuat terebut, masih bisa dilihat pada saat ini yaitu berada di tengah pusat kota Kaledo (Palu)- Sulawesi Tengah. Kata Souraja (Sou Raja) dapat diartikan rumah besar, merupakan pusat pemerintahan kerajaan masa lampau, bisa dikatakan sebagai rumah tugas dari manggan atau raja. Selama bertugas, raja beserta keluarganya tinggal di sini. Rumah panggung ini merupakan paduan arsitektur gaya Bugis (Sulawesi Selatan) dan Kalimantan Selatan, dimana memiliki 36 buah tiang penyangga rumah bagian induk dan gandaria (Teras) termasuk 8 buah tiang bagian dapur. Secara keseluruhan, bangunan Banua Mbaso terbagi atas tiga ruangan , yaitu: • Lonta karawana (ruang depan). Ruangan ini berfungsi sebagai ruang tamu. Di ruangan ini dibentangkan onysa (tikar) sebagai alas. Para tamu yang menginap, biasanya bermalam menggunakan ruang ini. • Lonta tata ugana (ruang tengah). Ruangan ini khusus untuk menerima tamu yang masih ada hubungan keluarga. • Lonta rorana (ruang belakang). Ruangan ini berfungsi sebagai ruang makan. Terkadang ruang makan juga berada di lonta tata ugana. Di pojok belakang ruangan ini khusus untuk kamar tidur anak-anak gadis. Untuk avu (dapur), sumur dan jamban, dibuatkan bangunan tambahan yang terletak di belakang bangunan utama. Untuk menghubungkan bangunan induk dengan ruang dapur tersebut dibuatkan jembatan beratap yang disebut dengan hambate atau dalam bahasa Bugis disebut jongke. Rumah Souraja berbentuk rumah panggung yang ditopang sejumlah tiang balok dari kayu ulin, bayan, atau kayu besi yang terkenal keras. Atapnya berbentuk prisma yang dihiasi dengan ukiran-ukiran yang disebut panapiri, dan pada ujung bubungan bagian depan dan belakang diletakkan mahkota berukir disebut bangko-bangko. Terdapat banyak kaligrafi huruf Arab pada pintu atau jendela, atau ukiran pompeninie pada dinding, loteng, pinggiran cucuran atap, bangko-bangko dengan motif bunga-bungaan dan daun-daunan. Serupa dengan ukiran-ukiran yang berada di Tambi, motif-motif hiasan tersebut melambangkan kesuburan, kemuliaan, keramah-tamahan dan kesejahteraan. http://www.tradisikita.my.id/2016/09/2-rumah-adat-sulawesi-tengah.html


Budaya Lainnya

Lambang kabupaten Timor Tengah Utara

Lambang atau logo daerah merupakan perwakilan visual sebuah daerah yang memiliki perbedaan dengan lambang daerah lain, yang memuat berbagai unsur-unsu [...]

Baca Selengkapnya

Martabak Sagu

Martabak ini terbuat dari sagu yang dihaluskan kemudian digoreng dan diberi gula merah. Martabak yang berasa dari Kabupaten Fakfak ini berbeda dengan [...]

Baca Selengkapnya

Sulawesi Tengah Kepulauan Togean

Kepulauan Togean tersembuyi di Teluk Tomini, tepatnya berada di Sulawesi Tengah. Letak kepulauan ini memang terpencil. Sampai-sampai jika Anda singga [...]

Baca Selengkapnya

Alat musik tradisional Sulawesi Tengah Tutuba

Tutuba adalah alat musik tradisional dari Sulawesi Tengah yang dimainkan dengan cara dipetik pada bagian dawainya. Alat musik yang terbuat dari bambu [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar