BudayaDetail Budaya

Rumah Adat Sulah Nyanda Rumah Tradisional

2018-09-06 13:22:13
| | |
Share:

Rumah adat merupakan bangunan yang mempunyai ciri khas terkait budaya dari tiap tiap suku yang mewakili budaya dan adat istiadat dari daerah masing masing. Salah satu rumah adat yang dihuni oleh suku Baduy yang berada di daerah banten yakni rumah adat Sulah Nyanda. Rumah adat Sulah Nyanda ini terletak di pegunungan yang terbuat dari kayu dan bambu. Rumah adat ini dibuat atau dibangun secara gotong royong menggunakan bahan baku dari alam seperti batu, kayu, bambu dan ijuk (atau daun alang alang yang dianyam). Rumah adat ini dibagi menjadi tiga bagian atau ruangan, yaitu sosoro (depan), tepas (tengah), dan ipah (belakang). Pada tiap tiap bagian memiliki fungsi masing masing. Sosoro (depan) berfungsi untuk menerima tamu dan tempat bersantai serta menenun bagi kaum wanita, tepas (tengah) digunakan untuk pertemuan keluarga dan tempat beristirahat atau tidur, dan ipah (belakang) berfungsi sebagai tempat memasak dan menyimpan hasil ladang. (Sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/rumah-berkonsep-aturan-adat-khas-suku-baduy )


Budaya Lainnya

Baju Tenunan Kalimantan Tengah

Masuknya beberapa suku bangsa lain, seperti suku Mandar atau Melayu membuat masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah di masa silam mengenal seni menenun. [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Pamekasan-JawaTimur

ARTI LAMBANG KABUPATEN PAMEKASAN 1. Perisai berbentuk Teratai bersudut lima beraturan berwarna hijau melambangkan kesucian, keadilan dan harapan mas [...]

Baca Selengkapnya

Kisah Tujuh Anak Pria

Alkisah di Aceh ada sepasang suami istri yang mempunyai tujuh anak laki-laki, suatu waktu, musim kemarau panjang melanda kampung mereka. Banyak tumbuh [...]

Baca Selengkapnya

Martabak Sagu

Martabak ini terbuat dari sagu yang dihaluskan kemudian digoreng dan diberi gula merah. Martabak yang berasa dari Kabupaten Fakfak ini berbeda dengan [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar