BudayaDetail Budaya

Ritual Tradisional Kalimantan Barat - Nyobeng Ritual

2018-09-04 07:47:10
| | |
Share:

Indonesia adalah rumah dari beragam budaya dan tradisi yang tidak ada di negara lain mana pun. Keunikan dan kemenarikannya masing-masing selalu membuat kita bangga menjadi orang Indonesia. Salah satu tradisi yang hanya ada di Indonesia tersebut adalah tradisi ritual Nyobeng yang dilakukan oleh masyarakat suku Dayak Bidayuh di Kampung Sebujit, Hli Buei, Siding, Bengkayang, Kalimantan Barat. Nyobeng adalah ritual memandikan tengkorak manusia peninggalan hasil mengayau dari nenek moyang suku Dayak Bidayuh, salah satu subsuku Dayak yang mendiami Pulau Kalimantan. Mengayau adalah memenggal kepala musuh untuk dibawa pulang sebagai bukti kemenangan. Jadi, pada zaman dulu ketika masih sering terjadi peperangan antarsuku Dayak yang tinggal di wilayah Kalimantan dan Malaysia, nenek moyang suku Dayak Bidayuh di Kampung Sebujit selalu membawa pulang hasil kayauannya untuk disimpan di rumah balug (rumah adat suku Dayak Bidayuh). Awalnya, ritual memandikan tengkorak disebut Nibakng atau Sibang, tetapi kemudian lebih sering disebut Nyobeng. Tujuan ritual Nyobeng adalah untuk menghormati hasil kayauan nenek moyang dan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat suku Dayak Bidayuh kepada Tuhan. Setiap tahunnya, ritual Nyobeng dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 15—17 Juni. Sebelum rangkaian ritual Nyobeng dilaksanakan, setiap rumah biasanya membuat sesaji yang diolesi dengan darah yang berasal dari sayap ayam. Warga kemudian memercikkan darah ayam ke berbagai tempat yang dianggap sakral, seperti di sekitar rumah, rumah adat, dan lingkungan kampung. Warga kemudian membuat tempat sesajian untuk Nyobeng dengan ritual memotong ayam sebagai tanda persembahan dan memotong anjing sebagai penolak bala. Rangkaian Nyobeng dibuka dengan acara menyambut tamu undangan dan pengunjung di batas desa dengan memakai kostum kain merah dengan berbagai hiasan manik-manik disertai dengan mengacungkan mandau dan membunyikan senapan. Pada zaman dulu, penyambutan tersebut adalah untuk menyambut warga yang pulang dari mengayau. Konon, tujuan membunyikan senapan adalah untuk memanggil roh leluhur agar berkenan hadir sekaligus meminta izin untuk melaksanakan ritual Nyobeng. sumber (https://www.yukepo.com/hiburan/indonesiaku/inilah-kerennya-tradisi-ritual-memandikan-tengkorak-nyobeng-di-kalimantan-barat-horor-tapi-unik/)


Budaya Lainnya

Rengkong

Rengkong merupakan kesenian asli Sunda yang lahir dari budaya masyarakatnya yang terkenal agraris. Sejak dahulu, berbagai varietas padi unggulan banya [...]

Baca Selengkapnya

Ma'Nene Suku Toraja

Tana Toraja memang dikenal dengan berbagai macam warisan budayanya yang sangat kaya dan tentunya memiliki keunikan tersendiri. Upacara Rambu Solo meru [...]

Baca Selengkapnya

Tengkawang Tungkul

Tengkawang tungkul atau biasa disebut meranti merah' merupakan flora khas provinsi Kalimantan Barat.Tumbuhan ini sudah lama akrab dengan masyarakat Ka [...]

Baca Selengkapnya

bentengan

Bentengan Permainan tradisional dari Jawa Tengah yang paling terkenal dan di mainkan oleh anak-anak salah satunya ialah Bentengan. Nama Bentengan tid [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar