BudayaDetail Budaya

Pura Way Lunik "Besakihnya" Lampung Pura (BCB)

2019-01-11 13:32:51
| | |
Share:

Keberadaan Pura Kahyangan Jagat di luar Bali memang selalu menarik perhatian untuk dikupas. Pada Hari Purnama Selasa lalu (5/9), koran ini menyempatkan bertirtayatra ke Pura Kerti Bhuana yang terletak Dusun Way Lunik, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.  Pura ini disungsung oleh hampir satu juta umat Hindu yang bermukim di Provinsi Lampung. Letak Pura Kerti Bhuana atau yang dikenal dengan sebutan Pura Way Lunik berada di atas perbukitan, dengan ketinggian mencapai 120 meter di atas permukaan laut. Pura ini berada di pinggir ruas Jalan Bypass Soekarno-Hatta. Sehingga sangat mudah oleh berbagai moda transportasi. Dari pinggir jalan, tempat suci umat Hindu terbesar di Lampung ini sudah bisa dilihat. Lantaran dari sisi arsitekturnya sangat kental dengan nuansa Bali. Mulai dari candi bentar, jejeran pelinggih hingga bangunan bale kulkul yang menjulang tinggi di depan pura. Suasana itu seolah terasa di Pulau Dewata. Pura ini diempon oleh 475 KK yang tersebar di empat banjar wilayah Kota Bandar Lampung. Di antaranya Banjar Bhuana Santi sebanyak 200 KK, Banjar Tengah 90 KK, Banjar Satriya 150 KK, Banjar Satya Dharma 35 KK.


Budaya Lainnya

Roti Pawa

Makanan Roti Pawa ini mirip dengan bakpau. Roti Pawa terbuat dari tepung beras campur terigu. Bahan tersebut dibuat adonan roti lalu dibentuk bulat ke [...]

Baca Selengkapnya

Ikan Pais : Lagu Daerah Bengkulu

Ikan Pais ikan pais lemak rasonyo makan kek nasi putih paneh-paneh ula0 kek jering mudo ikan pais kelaponyo mudo Dibungkus daun talas rapi – [...]

Baca Selengkapnya

Cerita Bukit Kelam kalimantan barat

Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam merupakan salah satu obyek wisata alam yang eksotis di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia. Bukit yang [...]

Baca Selengkapnya

Pura Merta Sari Rempoa

Pura yang berada di daerah Tangerang Selatan, Banten ini didirikan pada tanggal 31 januari 1982. Kemudian dilakukannya Upacara Melaspas Alit tanggal 2 [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar