BudayaDetail Budaya

Pura Giri Jagat Natha Pura (BCB)

2018-09-11 05:35:58
| | |
Share:

Sebuah Pura persembahyangan bagi Umat Hindu di Tarakan, Kalimantan Utara. Sebagi tempat persembayangan Umat Hindu, desain dan struktur bangunan pasti dibuat kokoh dan megah karena akan digunakan untuk orang banyak dan dalam jangka waktu lama. Pura Giri Jagat Natha resmi digunakan tahun 1994 dan masih berdiri kokoh hingga kini. Pencetusnya berasal dari aspirasi umat Hindu membangun pura secara bergotong royong. Pura ini menjadi Pura Pertama di Kalimantan Utara, dan hampir 30 tahun berdiri. Lokasi pembangunan Pura Giri Jagat Natha ini sengaja dididirkan di area tertutup. Dan dirancang di alam yang terbuka serta dikelilingi oleh tembok-tembok dan dipagar. Dari sisi bagian desain, pura pada umumnya memiliki tiga mandala atau tiga bagian dalam satu lokasi. Yakni mandala pertama berada di lantai paling bawah atau jabesisi. Lalu di tengah yang disebut madya mandala, serta ketiga yang paling atas atau paling utama yang disebut mandala utama. Bangunan-bangunan yang berada di pura memiliki tiga lantai. Untuk lantai pertama yang disebut jabesisi terdapat bangunan wantilan atau balai serbaguna. Untuk lantai kedua sendiri atau yang biasa disebut madya mandala saat ini belum ada bangunan sama sekali. Sedangkan lantai ketiga yakni puncaknya saat ini memiliki bangunan yang sudah lengkap. Untuk lantai tiga atau utama memang sangat lengkap. Sebelum masuk ke lantai utama maka di kiri kanan ini ada dua buah bangunan kecil yang disebut sebagai apit lawang. Apit sendiri artinya membatasi kiri dan kanan, sedangkan lawang yakni pintu. Di lantai ketiga ini sendiri juga memiliki tiga pintu, satu pintu utama yang besar dikiri dan kanan lebih kecil. Kalau tidak ada piodalan besar di Pura ini, maka pintu utama tidak akan dibuka. Sehingga umat selalu menggunakan pintu yang kecil untuk membudayakan diri agar antri dan tahu akan aturan dan sopan santun. Untuk pintu utama sendiri hanya akan dibuka jika saat hari piodalan saja, karena kaitannya pada saat piodalan itu ada ngebejiang yang artinya menyucikan peralatan suci yang ada di dalam Pura dan disakralkan. Sumber : http://kaltara.prokal.co/read/news/17920-satu-satunya-pura-tertua-didesain-di-alam-terbuka.html


Budaya Lainnya

Berkantan

Bekantan atau dalam nama ilmiahnya Nasalis larvatus adalah sejenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan dan merupakan satu [...]

Baca Selengkapnya

Nagasari, Flora Khas Bangka Belitung

Nagasari (Palaquium rostratum) adalah tumbuhan asli Bangka Belitung, meskipun bukan flora endemik. Tersebar secara alami di Sumatera, Jawa, Kalimantan [...]

Baca Selengkapnya

Burung Enggang - Kalimantan Utara

Burung enggang berasal dari suku dayak lundayeh kalimantan utara, burung ini terbilang sangat langkah karena suka di buru oleh pemburuh untuk di jual [...]

Baca Selengkapnya

Upacara Melasti Menjelang Nyepi

Tahun baru Saka bagi umat Hindu Bali merupakan kesempatan untuk memulai kembali kehidupan dengan hati yang suci. Melalui ritual amati geni pada Hari R [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar