BudayaDetail Budaya

Potensi Tambang - Emas Hasil Tambang

2018-12-25 12:28:49
| | |
Share:

Emas merupakan logam mulia yang sangat komersil. Bijih emas terdapat dalam cebakan-cebakan dengan bermacam-macam tipe di dalam batuan beku, sedimen dan metamorfik pada seluruh formasi geologi. Kebanyakan emas yang diproduksi berasal dari larutan hydrothermal yang berumur relatif lebih muda Penyelidikan umumnya dilakukan dengan beberapa cara yaitu, pemetaan geologi, penerowongan dan pemboran inti. Kadang-kadang dilakukan juga penyelidikan secara geofisik sebelum pemboran untuk mengetahui kontinuitas dan hubungan antara singkapan yang satu dengan yang lainnya. Logam emas di Aceh umumnya terdapat pada batuan volkanik tua. Batuan pembawa (host rock) biasa berupa diorite, granodiorit dan batuan beku asam (PPPG, 1982). Logam Emas banyak ditemukan dibeberapa aliran sungai besar di Aceh Barat dan Aceh Tengah. Warga setempat melakukan pendulangan untuk mengambil deposit emas seperti yang dilakukan di Krueng Woyla dan Krueng Pameu (placer deposit). Selain itu di beberapa lokasi lain deposit emas tersingkap sebagai primary deposit seperti di Beutong Ateuh, Lhok Kruet, Kr.Sabee, Tangse dan Geumpang. Kedua tipe endapan ini mempunyai karakter yang berbeda ditinjau dari segi proses pembentukan, sumberdaya dan metode penambangan. Endapan plaser seperti yang terdapat di beberapa aliran sungai di Aceh Barat dan Aceh Tengah berasal dari pelapukan batuan induk yang mengandung emas. Akibat proses pelapukan dan erosi. Kemudian material tersebut tertransport ke dalam sungai dan terendapkan akibat akibat berat jenisnya yang lebih besar. Volume deposit plaser jauh lebih kecil dibandingkan dengan cadangan yang tersimpan dalam batuan induk (primary deposit). Penambangan bijih plaser ialah secara (hydraulicking)”disemprot dengan air”, dengan kapal keruk (dredge) atau dengan dragline yang dikombinasi dengan pengolahan diatas pontoon (floating washing plants). Bijih emas kebanyakan ditambang secara tambang dalam dengan system “cut and fill” dan “skrinkage stoping” atau dengan tambang terbuka dengan mengupas lapisan overburden. Sumber : http://pertambangan-aceh.blogspot.com/2009/02/potensi-pertambangan-di-aceh.html


Budaya Lainnya

Contoh Motif Melayu

Motif disebut juga dengan ragi, atau corak sebuah ragam hias. Motif dasar Melayu Lingga pada umumnya merupakan gambaran dari simbolisasi alam yang ter [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kepulauan Bangka Belitung

1. Perisai Bersudut Lima : melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Kepulauan Bangka Belitung : melambangkan wilay [...]

Baca Selengkapnya

Bahasa Bada

Bahasa Bada terdapat di beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah. Secara kuantitatif bahasa ini terdin atas dua dialek, yaitu (1) dialek Napu dan [...]

Baca Selengkapnya

Burung Enggang - Kalimantan Utara

Burung enggang berasal dari suku dayak lundayeh kalimantan utara, burung ini terbilang sangat langkah karena suka di buru oleh pemburuh untuk di jual [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar