BudayaDetail Budaya

Perayaan Tulude Ritual

2018-12-11 11:53:49
| | |
Share:

TULUDE berasal dari kata “suhude” yang berarti “Tolak” atau mendorong, hingga secara luas dapat diartikan sebagai, orang sangihe menolak untuk terus bergantung pada hal – hal di tahun yang lampau dan siap menyongsong kehidupan yang baru di tahun yang baru. Tulude pada hakekatnya adalah kegiatan upacara pengucapan syukur kepada Tuhan yang Mahakuasa ( Mawu Ruata Ghenggona Langi ) atas berkat-berkat dan penyertaanNya kepada umat manusia selama setahun yang lalu. Upacara adat Tulude pertama kali dilaksankan di Manuwo ( Salurang ) kecamatan Tabukan Selatan, diadakan dalam masa pemerintahan “ Kulano Manentonau “ pada abad ke 16. Tulude dahulunya dilaksanakan pada tanggal 31 desember, akan tetapi setelah agama kristen masuk ke daerah sangihe tanggal pelaksanaannya diubah menjadi tanggal 31 Januari. upacara ini diubah tanggal pelaksanaannya agar supaya tidak mengganggu perayaan Natal dan tahun baru Kristen. Tulude adalah Acara Adat yang diadakan secara meriah oleh seluruh masyarakat sangihe. Upacara tulude akan diawali dengan ritual khusus dimana dua minggu sebelum upacara tulude diadakan, seorang tetua adat akan menyelam ke dalam lorong laut sambil membawa piring putih berisi emas sebagai persembahan agar Banua Wuhu tidak murka. perlu diketahui bahwa Banua Wuhu merupakan Gunung Bawah Laut yang besar dan aktif. Dalam Upacara adat Tulude, yang menjadi puncak acara adalah Pemotongan Kue Tamo ( Tumpeng ) yang dilakukan oleh tetua adat. Kue adat tamo mengandung arti yang khusus yaitu lambang tuan pesta kepada tamu, raja seluruh santapan yang dihidangkan di pesta. Sumber : https://ceciliasareta.wordpress.com/2014/12/06/upacara-adat-tulude/


Budaya Lainnya

Tanaman Khas Kota Pekalongan

Tanaman ini merupakan salah satu tanaman yang berasal dari Pekalongan tanaman yang memiliki nama latin Jasminum multiflorum Burm. Merupakan spesies m [...]

Baca Selengkapnya

Suku Sasak

Suku Sasak merupakan suku asli dari Nusa Tenggara Barat. Suku Sasak mendiami daerah Lombok serta menggunakan bahasa Sasak dalam kesehariannya. Keperc [...]

Baca Selengkapnya

Genggong

Genggong merupakan sebuah alat musik tradisional berbentuk tipis dan kecil, memililki beberapa jenis dan dimainkan dengan beragam cara, ada yang dipet [...]

Baca Selengkapnya

Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara : Legenda La Sirimbone yang Beruntung

La Sirimbone adalah seorang anak laki-laki yang baik hati. Ia tinggal bersama ibunya, wa Roe. Ayahnya meninggal saat ia masih kecil. Suatu hari, seora [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar