BudayaDetail Budaya

PANTAI WAY HAWANG Bentangan Alam

2018-08-13 04:00:24
| | |
Share:

Pantai Way Hawang terletak di Desa Way Hawang, sekitar 15 km arah timur Kota Bintuhan Kabupaten Kaur. Adapun yang menjadi daya tarik utama dari objek wisata ini adalah Batu Jung, yang terlihat mencolok berada di tengah laut yang berjarak sekitar 200 meter dari bibir pantai. adanya Batu Jung ini membuat pemandangan di sekitar pantai menjadi lebih indah dan eksotis. Selain keindahan Hamparan Pasir Putih serta birunya air laut yang disajikan, salah satu tempat wisata Bahari yang akan kita jumpai di pantai Way Hawang yang terletak di Desa Way Hawang yang tak jauh dari di tepi jalan lintas Bengkulu-Lampung ini menyimpan Mitos adanya Kutukan Si Pahit Lidah. Adapun cerita awal mulanya kutukan Si Pahit Lidah ini mempunyai banyak versi yang berkembang di masyarakat sebagai salah satu cerita turun temurun (Folklore) yang berkembang di masyarakat, sehingga antar generasi terjadi perubahan cerita sedikit demi sedikit. Berikut salah satu versi cerita yang berkembang di masyarakat. Mitos Kutukan sipahit lidah yang berada di lokasi wisata Bahari Pantai Wayhawang ini bernama “BATU JUNG”, Jung dalam bahasa setempat adalah kapal atau perahu. Objek batu karang yang berbentuk seperti kapal atau perahu yang berada ditepi pantai wayhawang kecamatan maje kabupaten kaur, dipercayai bahwanya berasal dari sebuah kapal, yang berubah menjadi batu karena kutukan sipahit lidah. Menurut cerita yang ada di kalangan masyarakat kaur, dahulunya terdapat sebuah kapal saudagar yang sedang berlabuh di daerah kaur, lantas datanglah seorang seorang yang terkenal kesaktiannya berjuluk “Si Pahit lidah” yang berjalan disekitar tepi pantai. Si Pahit Lidah ingin meminta sesuatu pada si saudagar pemilik kapal namun, permintaan Si Pahit Lidah tersebut tidak dihiraukan oleh saudagar pemilik kapal. Sehingga, Si Pahit Lidah murka dan dikutuknyalah kapal itu menjadi batu, maka berubahlah kapal tersebut menjadi batu. Jika dilihat, bentuk batu tersebut sepintas mirip sekali dengan sebuah kapal/perahu. Sumber : http://bappeda.kaurkab.go.id/blog/2013/10/11/


Budaya Lainnya

Baju Tenunan Kalimantan Tengah

Masuknya beberapa suku bangsa lain, seperti suku Mandar atau Melayu membuat masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah di masa silam mengenal seni menenun. [...]

Baca Selengkapnya

Gunung Peuet Sagoe

Gunung Puet Sague adalah sebuah gunung berapi yang terletak di wilayah Meureudu, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, Indonesia. Gunung ini menjulang tingg [...]

Baca Selengkapnya

Motif Batik Truntum - Jawa Tengah

Motif Truntum diciptakan oleh Kanjeng Ratu Kencana (Permaisuri Sunan Paku Buwana III) dari Surakarta Hadiningrat. Motif truntum memiliki makna yang sa [...]

Baca Selengkapnya

Suku Bangsa Muna

Suku bangsa Muna atau Tomuna menetap di Pulau Muna. Daerah suku muna dalam wilayah kabupaten Muna dan Muna Barat, yang terletak di sebelah selatan jaz [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar