BudayaDetail Budaya

Pantai Nihiwatu Bentangan Alam

2018-12-29 16:02:52
| | |
Share:

Pantai Nihiwatu yang berada di wilayah Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini merupakan salah satu tujuan para surfer atau peselancar kelas dunia untuk mencoba keganasan ombak pantai tersebut. Bahkan para peselancar menjuluki pantai ini dengan sebutan God’s Left. Oleh karena itu, banyak wisatawan yang berasal dari luar negeri. Untuk dapat menikmati keindahan dan kedahsyatan ombak di Pantai Nihiwatu tidak sembarang orang yang dapat melakukannya, termasuk orang Sumba sendiri. Pantai Nihiwatu memang merupakan salah satu pantai yang mempunyai sifat privasi bagi kalangan tertentu. Hal ini memang terdengar sedikit aneh, tetapi itulah kenyataan yang berlaku untuk Pantai Nihiwatu. Terletak di arah 30 Km dari Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pantai ini memang mimiliki suasana yang sepi dan nyaman sehingga sangat cocok bagi yang ingin menyendiri dan menikmati suasana pantai. Hal ini disebabkan karena letak Pantai Nihiwatu jauh dari keramaian kota dan belum terjamah oleh industri – industri yang ada di Indonesia. Pantai Nihiwatu saat ini dikelola oleh sebuah resort internasional yang bernama Resort Nihiwatu. Tidak semua orang dapat bebas memasuki lokasi pantai ini, karena penjagaan yang sangat ketat. Hanya tamu Resort Nihiwatu saja yang diperbolehkan memasukinya. Sumber: http://katalogwisata.com/mengenal-pantai-nihiwatu-sebagai-pantai-terbaik-di-asia#.XCeaCFwzbIU


Budaya Lainnya

SUWE ORA JAMU

Suwe Ora Jamu merupakan Lagu Daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lagu ini diciptakan oleh Raden Cajetanus Hardjasoebrata. Beliau merupa [...]

Baca Selengkapnya

Kerajaan Kadiri

Kerajaan Kadiri atau Kediri atau Panjalu, adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan ini berpusat di kota Dah [...]

Baca Selengkapnya

Istana Kadriah Kalimantan Barat

Secara historis, Istana Kadriah mulai dibangun pada tahun 1771 M dan baru selesai pada tahun 1778 M. Tak beberapa lama kemudian, Sayyid Syarif Abdurra [...]

Baca Selengkapnya

Upacara Ngurek

Ngurek adalah atraksi menusuk diri dengan menggunakan senjata keris, ini berlangsung ketika para pelaku berada dalam keadaan kerasukan (diluar kesadar [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar