BudayaDetail Budaya

Pantai Mandorak Bentangan Alam

2018-12-29 16:07:41
| | |
Share:

Pantai Mandorak atau Mandorak Beach, seperti surga tersembunyi di Pulau Sumba. Pantai ini terletak di sisi utara, desa Moro Manduyo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pasir di pantai ini putih bersih. Luasnya paling kecil untuk ukuran pantai-pantai di wilayah itu. Keunggulan pantai ini yang membuatnya unik indah mempesona adalah konstruksi bebatuannya dan gelombang lautnya. Hanya di pantai inilah bisa dijumpai “Pintu Gerbang Laut” yang dalam bahasa daerah Kodi disebut Mandorak. Pergi melaut dengan perahu atau sekadar untuk berenang dan kembali ke darat, tidak ada jalan lain, kecuali melalui pintu itu. Memang harus tahu betul kapan siklus arus gelombang ombaknya melandai dan kapan pula membumbung tinggi. Tapi bagi wisatawan manca negara tidak memperdulikan sama sekali dan menganggapnya sebagai tantangan menari . Pada daratan sisi selatan laut atau sisi barat pantai, lahan seluas lebih dari satu hektar sudah dikelola oleh Mr. Charly cs, peminat wisata pantai asal Perancis. Di tempat ini dibangun sebuah rumah adat asli Sumba, berbahan dasar kayu, bambu, tali hutan dan beratap alang-alang dengan menara berpola joglo. Seluruh keliling batas lahan dibangun pagar batu dengan konstruksi gaya Sumba tanpa semen, yang memperkaya keindahan Pantai Mandorak sehingga makin mempesona. Daya tarik pesona lain dari Pantai Mandorak adalah dapat menikmati sunrise di pagi hari dan sekaligus juga sunset di sore hari. Untuk menuju ke Pantai Mandorak tidak sulit. Sarana jalan raya sudah memadai dan sebagian besar sudah beraspal, tinggal sedikit yang masih perkerasan. Kendaraan roda empat dan roda dua yang bisa disewa juga mudah diperoleh. Jarak tempuhnya dari Bandara Udara Tambolaka atau ibukota Kabupaten tidak sampai setengah jam. Sumber: https://www.pantainesia.com/pantai-mandorak


Budaya Lainnya

Upacara Adat Nusa Tenggara Timur : Pejore Donahu Ngabui

Pada suku Sabu, upacara ini disebut pejore donahu ngabui, sedangkan pada suku Dawan disebut lais toit li ana, upacara ini dilakukan oleh sepasang suam [...]

Baca Selengkapnya

seni Rudat banten

Rudat berasal dari kata Raudhah yang berarti, “taman bunga”, (Arab) muncul di Banten sejak adanya dakwah Islam dengan cara melantunkan syair syair [...]

Baca Selengkapnya

Martabak Bangka

Martabak Bangka, makanan khas Bangka ini memang lazim kita temui di beberapa pusat makanan di kota besar. Namun di tempat asalnya martabak manis ini k [...]

Baca Selengkapnya

Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara : Legenda La Sirimbone yang Beruntung

La Sirimbone adalah seorang anak laki-laki yang baik hati. Ia tinggal bersama ibunya, wa Roe. Ayahnya meninggal saat ia masih kecil. Suatu hari, seora [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar