BudayaDetail Budaya

Musik Tradisional Kakula Musik / Lagu Tradisional

2018-09-02 03:13:33
| | |
Share:

Kakula merupakan musik tradisional Sulawesi Tengah, Indonesia. Kakula yang berkembang di Suku Kaili, suku asli di Palu, Sulawesi Tengah, disebut sebagai Kakula Nuada. Secara umum Kakula adalah permainan musik yang dimainkan secara berkelompok atau bersama-sama, yang terdiri atas kakula (sejenis alat musik yang seperti bonang) dengan diiringi dua buah go atau tawa-tawa (gong berukuran sedang) dan satu atau dua buah gimba (alat musik sejenis gendang). Kakula secara khusus adalah nama jenis alat musik yang terdiri atas tujuh buah gong kecil yang ditempatkan secara berderet. Kakula juga digunakan untuk menyebut musik yang dihasilkan instrumen itu beserta cara penyajiannya. Kakula juga disebut sebagai gamba-gamba. Gamba-gamba kayu merupakan bentuk awal dari musik Kakula. Nada yang terdapat pada Kakula yang terbuat dari kuningan atau tembaga memiliki kemiripan dengan nada yang ada pada Gamba-gamba atau Kakula kayu. Pada perkembangannya, gamba-gamba menjadi kolintang. Alat musik Kakula terbuat dari bahan tembaga. Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kakula


Budaya Lainnya

Patung atau Arca Kalimantan Selatan

Kompas, Senin, 23 Agustus 2010 – Arca berbentuk perpaduan kadal dan katak ditemukan di hutan Bukit Beribit, Desa Tanjung Andan, Kecamatan Embalau, K [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat

Kabupaten Kapuas Hulu adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini terletak di Putussibau yang dapat ditem [...]

Baca Selengkapnya

Ikan Bulalao

Ikan Bulalao (Liza dussumieri) adalah spesies ikan yang berhabitat di air laut. Ikan ini memiliki bentuk yg kecil memanjang. Ikan ini biasanya banyak [...]

Baca Selengkapnya

Tari Pattudu’ Tommuane

Tari Pattu’du’ Tommuane merupakan tarian tradisional dari daerah Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tari ini sifatnya tari perang.Para penarinya san [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar