BudayaDetail Budaya

Mercusuar Cikoneng Situs Budaya Lainnya (BCB)

2018-09-07 01:14:44
| | |
Share:

Mercusuar Cikoneng atau Mercusuar Anyer ini terdapat di provinsi banten yang terletak di kampung Bojong, Desa Cikoneng. Mercusuar ini memiliki sejarah yang mana merupakan titik nol dari pembangunan jalan dari Anyer (Banten) hingga ke penarukan (Jawa Timur). Mercusuar ini dibangun pada tahun 1885 ketinggian 75,5 meter yang terdiri dari 18 tingkat dan dihubungkan dengan 286 anak tangga serta pada bagian atasnya terdapat lampu yang berfungsi untuk menunjuk atau menyinari kapal-kapal yang melintas di perairan laut Banten bagian utara. Pada bagian atas mercusuar kita akan dapat melihat pemandangan yang sangat indah, mulai dari indahnya pantai dan lautan lepas, jalan raya Anyer, hingga perbukitan yang hijau. Keindahan pemandangan yang dapat kita saksikan dari mercusuar akan terasa lebih ketika kita dapat menyaksikan matahari yang perlahan-lahan mulai tenggelam yang akan membuat kita takub akan ciptaan tuhan. (sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/mercusuar-cikoneng-menara-sejarah-di-sudut-anyer)


Budaya Lainnya

Lambang Kabupaten Bondowoso-JawaTimur

Lambang daerah dimaksudkan sebagai cermin untuk memberikan gambaran keadaan daerah. Lambang daerah ini ditujukan untuk menggambarkan kebudayaan, sejar [...]

Baca Selengkapnya

Danau Limboto

Danau Limboto merupakan sebuah danau yang terletak di Kecamatan Limboto, Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Indonesia. Danau dengan kedalaman sekitar 5 hi [...]

Baca Selengkapnya

Pura Besakih, Pura terbesar di Bali

Pura Besakih berada di Desa Besakih, Kecamatan Rendang. Bangunannya berdiri di lereng sebelah barat daya Gunung Agung yang merupakan gunung tertinggi [...]

Baca Selengkapnya

Air Terjun Didingga,Gorontalo

Di sisni juga ada air terjun loh. Ini salah satunya. Namanya Air Terjun Didingga. Air terjun keceh ini terletak di Desa Didingga Kecamatan Tolinggula. [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar