BudayaDetail Budaya

Lompat Batu Ritual

2018-12-21 12:29:19
| | |
Share:

Tradisi Lompat Batu adalah salah satu tradisi yang berasal dari Nias, Sumatera Utara. Tradisi ini biasanya dilakukan para pemuda dengan cara melompati tumpukan batu setinggi 2 meter dan setebal 40 cm untuk menunjukan bahwa mereka sudah pantas untuk dianggap dewasa secara fisik. Tradisi Lompat Batu ini merupakan salah satu tradisi yang cukup terkenal di Nias. Selain ditampilkan sebagai acara adat, Tradisi Lompat Batu ini juga bisa menjadi pertunjukan yang menarik, khususnya bagi para wisatawan yang datang ke sana. Tradisi Lompat Batu ini sudah dilakukan sejak dahulu kala. Menurut sejarahnya, Tradisi Lompat Batu ini muncul karena kebiasaan masyarakat saat perang suku yang pernah terjadi di Nias. Konon pada saat itu, setiap kampung yang berperang mempunyai bentengnya masing-masing untuk menjaga wilayah mereka. Sehingga untuk menyerang, dibutuhkan kekuatan khusus untuk melompati benteng tersebut. Mereka kemudian membuat tumpukan batu yang digunakan untuk melatih fisik mereka, terutama ketangkasan dalam melompat. Seiring dengan berakhirnya perang tersebut, lompat batu ini masih dilakukan oleh masyarakat di sana hingga menjadi suatu tradisi. Tradisi ini kemudian berkembang menjadi ritual atau media bagi para pemuda untuk menunjukan bahwa dia sudah dewasa. Namun perlu diketahui, bahwa tradisi ini tidak dilakukan semua masyarakat Nias, dan hanya dilakukan oleh kampung-kampung tertentu saja. Walaupun begitu, karena keunikannya Tradisi Lompat Batu ini mulai dikenal masyarakat luas dan menjadi symbol budaya bagi masyarakat Nias. Tradisi Lompat Batu ini difungsikan sebagai media para pemuda untuk menunjukan bahwa mereka sudah dewasa secara fisik. Selain itu tradisi ini juga bisa menjadi media untuk menguji ketangkasan dan kejantanan para pemuda. Bagi masyarakat di sana, tradisi ini dimaknai sebagai proses pendewasaan para lelaki untuk membentuk karakter yang kuat dan tangkas dalam menjalani kehidupan. Selain itu, apabila seorang pemuda bisa melakukannya secara sempurna, maka akan menjadi suatu kebanggaan bagi dia dan keluarganya. Karena tidak semua pemuda bisa melakukan hal tersebut secara langsung dan harus membutuhkan latihan yang keras dan waktu yang cukup lama untuk melakukannya. Selain itu, untuk melakukan lompat batu ini sangat beresiko tinggi, sehingga tidak jarang mereka yang berhasil akan merayakannya dengan syukuran adat. Pelaksanaan tradisi lompat batu ini biasanya diadakan pada waktu yang sudah ditentukan oleh masyarakat dan akan diikuti oleh pemuda yang sudah beranjak dewasa. Untuk tempat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu ini dilakukan di tempat khusus, biasanya setiap kampung yang sering melakukan tradisi ini memiliki tempat tersendiri yang digunakan secara turun temurun. Tempat tersebut ditandai dengan batu setinggi 2 meter dan ketebalan 40cm yang nantinya digunakan untuk dilompati para peserta. Saat pelaksanaan Tradisi Lompat Batu, biasanya akan disaksikan oleh para warga kampung. Kemudian para peserta bersiap dengan menggunakan baju pejuang Nias menunggu gilirannya. Saat sudah gilirannya, peserta akan mengambil ancang-ancang yang tidak terlalu jauh. Kemudian berlari kencang dan menginjakkan kaki pada sebongkah batu sebagai tumpuannya. Lalu dia melompat ke udara dan melewati batu besar setinggi 2 meter tersebut. Saat melompat, peserta tidak boleh sampai menyentuh batu besar tersebut, apabila menyentuh maka dia belum berhasil. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melompati batu ini terutama saat mendarat. Apabila peserta mendarat dalam posisi yang salah maka akan sangat beresiko tinggi seperti cidera otot bahkan patah tulang. Tentunya untuk mengikuti Tradisi Lompat Batu ini tidak boleh orang sembarangan. Walaupun difungsikan untuk menentukan kedewasaan pemuda, namun mereka sudah terlatih semenjak kecil, sehingga sudah terbiasa dan tahu tekniknya. Tradisi Lompat Batu ini tidak hanya sekedar permainan maupun upacara biasa, namun juga memiliki nilai-nilai khusus yang ada didalamnya, terutama nilai kehidupan, nilai budaya, nilai kebersamaan. Bagi masyarakat di sana, Tradisi Lompat Batu ini dijadikan sebagai media untuk menentukan kedewasaan seseorang, khususnya kaum laki-laki. Selain itu, tradisi ini juga dilakukan untuk membentuk karakter pemuda yang kuat dan tangkas dalam menjalani kehidupan. Sebagai salah satu warisan budaya, tradisi ini masih terus dilestarikan hingga sekarang. Selain sebagai bentuk ritual maupun upacara adat, tradisi ini juga dilakukan sebagai wujud apresiasi mereka terhadap budaya yang diwariskan oleh leluhur atau nenek moyang mereka. Kebersamaan terlihat dari antusias masyarakat untuk menyaksikannya. Tradisi ini seakan menjadi suatu media dimana masyarakat bisa saling berkumpul dan mendukung peserta yang mengikutinya. Selain itu, tradisi ini juga menjadi media bagi para peserta untuk berjuang bersama dan menampilkan kehebatan mereka. Dalam perkembangannya, Tradisi Lompat Batu masih terus dilestarikan hingga sekarang. Bahkan kini Tradisi Lompat Batu ini menjadi salah satu symbol budaya masyarakat Nias. Tradisi ini masih sering dilakukan oleh beberapa kampung di Nias. Selain sebagai upacara atau ritual adat, Tradisi Lompat Batu ini juga menjadi salah satu daya tarik para wisatawan yang sedang berkunjung ke sana. Sumber : http://www.negerikuindonesia.com/2015/12/tradisi-lompat-batu-dari-nias-sumatera.html


Budaya Lainnya

Penja

Nama Penja adalah sejenis ikan yang berukuran sangat kecil yang biasanya ditemukan di perairan laut Sulawesi Barat dan hulu sungai mandar. Penja bisa [...]

Baca Selengkapnya

Seruit Makanan khas Lampung

Seruit merupakan salah satu makanan khas Lampung yang sering dihidangkan saat ada acara keluarga, pernikahan, acara adat serta acara keagamaan. Sement [...]

Baca Selengkapnya

Alat Musik Dambus-Bangka Belitung

Alat musik dambus ini sering dipakai untuk upacara-upacara adat, tari-tarian, atau untuk sekedar hiburan. Tari-tarian yang ditarikan bernama “Dincak [...]

Baca Selengkapnya

Air terjun Curup Tujuh

Sebagai salah satu bagian dari lokasi wisata air terjun di Indonesia, nama air terjun Curup Tujuh merupakan salah satu air terjun yang sudah sangat t [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar