BudayaDetail Budaya

Lambang Kepulauan Bangka Belitung Lambang

2018-09-01 04:26:40
| | |
Share:

1. Perisai Bersudut Lima : melambangkan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. Kepulauan Bangka Belitung : melambangkan wilayah, masyarakat, sistem pemerintah, kebudayaan dan sumberdaya alam Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. 3. Lingkaran Bulat Simetrikal : melambangkan kesatuan dan persatuan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam menghadapi segala tantangan di tengah-tengah peradaban dunia yang semakin terbuka. 4. Butir Padi berjumlah 27 buah : melambangkan nomor dari Undang-undang pembentukan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu UU No.27 Tahun 2000,dan Buah Lada, berjumlah 31 buah melambangkan Kepulauan Bangka Belitung merupakan Propinsi ke 31 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Padi dan buah lada juga melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran. 5. Balok Timah : melambangkan kekayaan alam (hasil bumi pokok) berupa timah yang dalam sejarah secara social ekonomis telah menopang kehidupan masyarakat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung selama lebih dari 300 tahun. (diketemukan dan dikelola sejak tahun 1710 Mary Schommers dalam Bangka Tin). 6. Biru Tua dan Biru Muda (Dalam Perisai dan Lingkaran Hitam) : melambangkan bahari dunia kelautan dari yang dangkal sampai yang terdalam. Menyiratkan lautan dengan segala kekayaan alam yang ada di atasnya, di dalam dan di dasar lautan yang dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. 7. Putih (Tulisan) : melambangkan keteguhan dan perdamaian. 8. Kuning ( Padi dan Semboyan) : melambangkan ketentraman dan kekuatan. 9. Hijau (Pulau dan Lada) : melambangkan kesuburan. 10. Hitam (Outline Lingkaran) : melambangkan ketegasan. 11. Serumpun Sebalai, menunjukan bahwa kekayaan alam dan plularisme masyarakat Propinsi Kepulauan Bangka Belitung tetap merupakan kelurga besar komunitas (serumpun) yang memiliki perjuangan yang sama untuk menciptakan kesejahteraan , kemakmuran, keadilan dan perdamaian. sumber : (http://www.babelprov.go.id/content/lambang-daerah-dan-artinya)


Budaya Lainnya

Upacara Masa Kehamilan : Iu Roulekku

Orang-orang suku Sabu menyebut upacara ini Iu Roulekku (hapo pakebake). Iu Roulekku artinya memasang atau mengikat daun lontar pada bagian depan rumah [...]

Baca Selengkapnya

Tolindo / Popondi

Tolindo merupakan alat musik tradisional khas Sulawesi Selatan yang tepatnya berasal dari tanah Toraja, dengan bentuknya yang unik dan juga sederhana [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Belu

Sama seperti kota atau kabupaten lainnya yang berada di provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Belu memiliki lambang yang mempunyai makna yaitu : [...]

Baca Selengkapnya

Rumah Adat Sulawesi Tengah

Rumah souraja merupakan rumah panggung yang ditopang sejumlah tiang segi empat dari kayu, beratap bentuk piramide segitiga, bagian depan dan belakang [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar