BudayaDetail Budaya

Lambang Kabupaten Ende Lambang

2018-09-15 07:11:07
| | |
Share:

Lambang atau logo daerah merupakan perwakilan visual sebuah daerah yang memiliki perbedaan dengan lambang daerah lain, yang memuat berbagai unsur-unsur penting seperti ideologi, nama daerah, maskot daerah, visi, misi, tahun berdiri, pilihan warna dan keseluruhan nilai dasar, potensi serta kearifan lokal daerah masing-masing. Dimana lambang tersebut memiliki arti sebagai modal pembangunan daerah. Kabupaten Ende memiliki lambang yang mempunyai makna yaitu : 1. Bentuk perisai melambangkan alat perlindungan rakyat dengan sisi lima yangmelambangkan Pancasila sebagai dasar negara; 2. Lukisan bintang berwarna kuning keemasan melambangkan keagungan dan kemuliaan Tuhan Yang Maha Esa, pencipta alam semesta, yang memberi hidup dan menyinari kehidupan manusia pada umumnya, khususnya rakyat Daerah Tingkat II Ende; 3. Di bawah lukisan bintang tertulis dengan huruf latin "DAERAH TINGKAT II ENDE"; 4. Rantai yang melingkari lukisan danau Kelimutu melambangkan ikatan kerukunan dan kekeluargaan yang hidup dikalangan rakyat Daerah Tingkat II Ende; 5. Danau Kelimutu adalah satu-satunya keindahan alam di dunia yang hanya terdapat di Daerah Tingkat II Ende, melambangkan keagungan, kemegahan, dan ketenangan hidup rakyatnya dengan tabah dan penuh semangat membangun daerahnya sepanjang masa; 6. Lukisan padi dan kapas yang terdapat di bawah lukisan danau Kelimutu mengandung arti tujuan kesejahteraan material dan spiritual rakyat Daerah Tingakat II Ende. 14 butir padi dan 12 buah kapas melambangkan 14 Desember, tanggal dan bulan berdirinya Daerah Tingkat II Ende, sedangkan angka 1958 yang terletak di bawah lukisan pohon beringin melambangkan tahun berdirinya Daerah Tingkat II Ende; 7. Lukisan pohon beringin yang terletak di bawah lukisan padi dan kapas melambangkan persatuan dan kesatuan; 8. Empat corak garis yang melintang dari lukisan warna dasar lambang ini, memberi perisai atau lima bagian, melambangkan rencana pembangunan lima tahun yang terus menerus untuk mencapai cita-cita bangsa seperti yang termaktub dalam sila ke lima dari Pancasia; 9. Warna lambang terdiri dari warna merah, kuning, hitam, dan biru yang diambil dari warna kain tenun rakyat Ende-Lio yang mencerminkan ciri khas kebudayaan rakyat Daerah Tingkat II Ende. Warna merah melambangkan keberanian, kuning melambangkan keagungan, kekayaan dan kemuliaan. Hitam melambangkan siap demi cita-cita yang luhur serta teguh dan abadi serta biru melambangkan kerukunan, kesetiaan di dalam semangat kekeluargaan. (Sumber: http://daonlontar.blogspot.com/2012/11/lambang-kota-dan-kabupaten-se-provinsi.html)


Budaya Lainnya

Tari Bidu Hodi Hakdaur

Tari Bidu Hodi Hakdaur atau sering disebut tari Bidu merupakan tarian tradisional yang berasal Nusa Tenggara Timur yang dikembangkan oleh masyarakat B [...]

Baca Selengkapnya

Makam Raja Bulango

Makam Raja Bulango terletak di Desa Kramat, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Sekitar 20 km dari ibukota. Akses menuju makam ini bisa ditempuh s [...]

Baca Selengkapnya

Ruduih

Ruduih adalah senjata yang tampak sama seperti kelewang. Ia berbentuk seperti pedang dengan satu sisi bilah yang tajam. Bila pada kelewang sisi bilah [...]

Baca Selengkapnya

Loka Sattai

Kuliner Loka sattai menggunakan bahan berupa pisang kepok muda dan santan. Loka sattai sangat nikmat jika disajikan bersama ikan kering toppa atau ika [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar