BudayaDetail Budaya

Lambang Kabupaten Bondowoso-JawaTimur Lambang

2018-12-16 08:15:16
| | |
Share:

Lambang daerah dimaksudkan sebagai cermin untuk memberikan gambaran keadaan daerah. Lambang daerah ini ditujukan untuk menggambarkan kebudayaan, sejarah perjuangan rakyat, keadaan ekonomi, dan letak geografisnya. Untuk itu lambang daerah menunjukkan sifat-sifat kekuasaan daerah serta kepribadiannya. I. Bentuk dan Warna Lambang 1. Perisai warna dawar/latar perisai kuning, tepian garis hitam. 2. Lukisan dalam bentuk pohon beringin yang terwujud dari bagian-bagian kumpulan beberapa bentuk gambaran. 3. Asap cerobong kereta api/lokomotif putih, bergaris siluet, bentuk kepala sapi bertanduk beradu/berlaga. 4. Perisai sebagai daun lambang, pada bagian atas dan bagian kiri, dan kanan atas terpotong lengkung, bagian samping kanan-kiri agak ke atas melekuk ke dalam dan bagian bawah berbentuk acelade. 5. Bentuk pohon beringin di bagian tengah perisai. II. Arti dan Makna Lambang Arti dan makna dari gambaran lambang merupakan simbol- simbol pandangan filosofis suatu daerah terhadap bentuk peng- ungkapan keadaan alam dan harapan yang mewujudkan cita-cita suatu daerah. Daerah Bondowoso memiliki karakteristik wilayah, citra perjuangan rakyat, serta pengembangan kesejahteraannya. Maka pengejawantahan perlambangan itu disimbulkan sebagai berikut: 1. Perisai melambangkan kesatuan dari pertahanan rakyat daerah. Warna kuning emas melambangkan keluhuran budi. 2. Pohon beringin melambangkan suatu pemerintahan yang selalu berusaha memberikan pengayoman kepada rakyat. 3. Asap mengepul dalam bentuk garis-garis hitam, yang mewujud­kan dua ekor sapi bertanduk beradu muka, menunjukkan kebudayaan khusus serta kegemaran tontonan rakyat Bondowoso akan aduan sapi. 4. Kepala kerbau-putih bertanduk dungkul (Madura: dungkel, Jawa: keplok) menunjukkan tempat pembuatan kota Bondowoso. Warna putih melambangkan kesucian warna, merah melam­bangkan keberanian. 5. Lokomotif/kepala kereta api melambangkan keberanian rakyat Bondowoso melawan penjajah yang terkenal dalam peristiwa bersejarah gerbong maut pada 23 November 1947. Warna hitam yang tidak mudah luntur melambangkan kekuatan dan ketetapan hati. 6. Cemeti, parang, dan tasbih diambil dari segi sejarah peranan Ki Ronggo Bondowoso sebagai perintis dan pembuka kota Bondowoso. Tasbih sebagai simbol dan pegangan Ki Ronggo Bondowoso dengan kewibawaannya dilandasi ketekunannya beribadah, serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Cemeti lambang kewibawaan pemerintah daerah. Parang (calek ngandung, Madura) menunjukkan bahwa daerah Bondowoso ada- lah daerah pertanian. 7. Jagung, seikat padi beserta daun tembakau, menunjukan hasil utama daerah Bondowoso. 8. Tulang daun tembakau membagi lembaran daun tembakau, sebelah luar menjadi lima bagian, melambangkan dasar negara Pancasila. Sedang tulang daun tembakau membagi daun sebelah dalam menjadi empat bagian, sebelah luarnya menjadi lima bagian, melambangkan Undang-Undang Dasar 1945. Warna hijau melambangkan kemakmuran daerah. 9. Gunung dan air melambangkan letak geografis daerah yang dikelilingi gunung-gunung dengan pengairan yang cukup. Warna biru melambangkan harapan atas kesuburan daerah. Sumber : http://jawatimuran.net/2013/06/12/lambang-daerah-kabupaten-bondowoso/


Budaya Lainnya

Suku Laut

Suku Laut Merupakan Suku asli dari Kepulauan Riau Yang Mendiami Di kepulauan Batam dari namanya Suku laut suku ini mendiami Diatas Perairan Baik Di pa [...]

Baca Selengkapnya

Legenda Kota Langsa

Pada zaman dahulu berdiri dua kerajaan burung yang mempunyai kekuasaan luas dan tentara burung yang kuat. Yang pertama yaitu kerajaan Angsa yang mengu [...]

Baca Selengkapnya

Permainan Tilako Sulawesi Tengah

Pada daerah Sulawesi Tengah. Di sana ada satu suku bangsa yang bernama Kaili. Di daerah tersebut ada satu jenis permainan yang disebut sebagai tilako [...]

Baca Selengkapnya

Ikan Terbang Asap

Proses memasak ikan terbang yang paling tepat memang dengan cara diasap karena sisiknya cukup tebal. Ikan yang telah diasapi bisa disantap bersama bur [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar