BudayaDetail Budaya

Lambang Kabupaten Belu Lambang

2018-09-15 06:40:29
| | |
Share:

Sama seperti kota atau kabupaten lainnya yang berada di provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Belu memiliki lambang yang mempunyai makna yaitu : 1. Bentuk perisai melambangkan alat perlindungan rakyat, sedangkan sisi lima melambangkan Pancasila sebagai Dasar Negara; 2. Bintang berwarna emas melambangkan keagungan Tuhan Yang Maha Esa, yang memberi hidup dan menyinari tata kehidupan rakyat Kabupaten Belu pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya; 3. Pohon Beringin melambangkan persatuan dan tempat berlindung terletak dibawah pita putih yang bertuliskan BELU, yang berarti Kabupaten Belu yang memelihara persatuan dan melindungi segenap rakyat Indonesia yang berada di Kabupaten Belu; 4. Bibliku/Tihar, merupakan alat kesenian tradisional Kabupaten Belu sebagai lambang pelestarian kebudayaan Belu dan Bangsa Indonesia; 5. Surik Samara, kelewang tradisional yang bertuah sebagai lambang kesiapsiagaan rakyat Kabupaten Belu untuk memerangi musuh-musuh yang merusak persatuan dan mengganggu keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat dan rakyat Belu; 6. Padi sebanyak 20 butir berwarna kuning dan batang kapas berwarna hijau sedang berbunga 12 kuntum dihubungkan dengan pita berwarna putih dan tulisan angka 1958, melambangkan kesejahteraan dan kemakmuran, sekaligus sejarah berdirinya Nusa Tenggara Timur dan kelahiran Kabupaten Belu pada tanggal 20 Desember 1958; 7. Di bawah butir-butir padi terdapat daun bawang putih sebanyak 5 helai berwarna hijau dan di bawah daun-daun kapas terdapat 8 lembar daun cendana (Santalum album) sebagai lambang produk andalan Kabupaten Belu. 8. Warna dasar lambang daerah Kabupaten Belu adalah kuning, merah, hitam, coklat, hijau dan putih yang diambil dari warna utama kain tenunan rakyat Kabupaten Belu, yang mempunyai arti sebagai berikut: Kuning adalah keluhuran/keagungan/kejayaan, merah adalah keberanian, hitam adalah teguh abadi, coklat adalah ketabahan hati, hijau adalah kemakmuran dan putih adalah kesucian. (Sumber: http://daonlontar.blogspot.com/2012/11/lambang-kota-dan-kabupaten-se-provinsi.html


Budaya Lainnya

Rumah Adat Lampung

Rumah adat daerah Lampung dinamakan Rumah Sesat. Rumah sesat tersebut digunakan untuk musyawarah tertinggi antara marga-marga. Jambat Agung atau Loron [...]

Baca Selengkapnya

Tari Persembahan Makan Sirih

Tari makan sirih (Persembahan) adalah salah satu tarian tradisional atau tarian klasik riau (melayu) yang umumnya dipentaskan untuk menyambut dan dipe [...]

Baca Selengkapnya

Tanjung Putus, Pulau Tegal, Maitem, Lampung

Tanjung putus, pulau tegal dan maitem ketiganya adalah spot penyelaman yang populer di Lampung. Untuk mengunjungi tempat wisata ini tidak disarankan u [...]

Baca Selengkapnya

Rebana atau Rawana ( Sulawesi Barat )

Rebana dalam bahasa Mandar adalah rawana. Kehadiran alat musik ini merupakan penggabungan antara budaya Mandar dan budaya Arab. Rebana terbuat dari k [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar