BudayaDetail Budaya

Kerajaan Wehali Keraton / Kerajaan

2018-12-08 09:19:49
| | |
Share:

Wehali (Wehale, Waihali, Veale) adalah sebuah kerajaan tradisional di pantai selatan Timor Tengah, sekarang menjadi wilayah Indonesia. Kerajaan ini sering disebutkan bersama dengan kerajaan tetangga, sebagai Wewiku-Wehali (Waiwiku-Wehale). Wehali memegang posisi senior di antara kerajaan-kerajaan kecil di Timor. Menurut tradisi lisan, Wehali adalah tanah pertama yang muncul dari perairan yang pernah menutupi bumi, yang menjadi pusat atau asal-usul dunia dari perspektif orang Timor. Tradisi lain yang menyebutkan migrasi dari Sina Mutin Malaka (Cina Putih Malaka) di zaman kuno.[1] Latar belakang sejarah ini tidak jelas, tetapi catatan Antonio Pigafetta dari Ekspedisi Magellan, yang mengunjungi Timor pada tahun 1522, menegaskan peran penting kerajaan Wewiku-Wehali di Pulau Timor. Pada abad ke-17, para penguasa dari Wehali digambarkan sebagai "seorang kaisar, dimana semua raja di pulau mematuhi dengan upeti, sebagai kedaulatan mereka".[2] Kerajaan ini memiliki hubungan baik dengan Kesultanan Makassar, tetapi kekuatan kerajaan ini diuji dengan invasi Portugis pada tahun 1642 dan 1665.[3] Wehali sekarang berada di dalam lingkup kekuasaan Portugis tetapi tampaknya memiliki kontak terbatas dengan kekuasaan kolonial. sumber : (https://id.wikipedia.org/wiki/Kerajaan_Wehali)


Budaya Lainnya

Baju Adat Pegon

Baju pegon merupakan busana adat suku Sasak untuk kaum pria. Pegon dipengaruhi oleh tradisi Jawa dengan adaptasi dari jas eropa sebagai lambang keagun [...]

Baca Selengkapnya

Sendratari Ramayanan

Sendratari Ramayana merupakan satu kesenian yang paling terkenal di Yogyakarata, biasanya turis mancanegara sangat menyukai pertunjukan ini. Biasanya [...]

Baca Selengkapnya

Makam Raja Pasai

Makam Raja Pasai, para raja-raja Kerajaan Pasai juga termasuk dalam salah satu peninggalan yang paling bersejarah. Untuk saat ini makam tersebut dijad [...]

Baca Selengkapnya

Asal Mula Sungai Musi

Zaman dahulu kala, hubungan lalu lintas laut di seluruh dunia dilakukan dengan perahu layar. Pada zaman itu, banyak pula bajak laut. Ketika itu perda [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar