BudayaDetail Budaya

Kabupaten Hulu Sungai Utara‎ Lambang

2018-12-15 20:04:18
| | |
Share:

Lambang daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara berbentuk sebuah perisai gotik yang melambangkan benteng pertahanan lahir batin. Di dalam perisai terdapat: 1.Kubah Mesjid melambangkan · Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa · Kesucian hati untuk melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya 2. Mihrab melambangkan · Kepemimpinan yang jujur dan berwibawa · Ketaatan kepada pemimpin yang benar · Ketabahan dalam menghadapi segala kesulitan 3. Daun dan Bunga Teratai melambangkan · Hulu Sungai Utara sebagai daerah rawa yang menghasilkan sesuatu yang bermanfaat · Tanggal terbentuknya daerah HSU (satu helai daun teratai, lima helai kelopak bunga, lima helai dan dua helai makhkota bunga bagian atas = 1/5/1952) pada 1 Mei 1952 4. Haur (Bambu) Kuning Tujuh Belas Ruas merupakan angka keramat yang berbentuk huruf U : · U = Utara = Hulu Sungai Utara · U = Ulet = Tidak pernah putus asa · U = Unggul = Jaya 5. Padi dan Kapas melambangkan tujuan untuk memakmurkan sandang dan pangan 6. Buah dan Daun Karet melambangkan karet sebagai salah satu penghasilan pokok rakyat Hulu Sungai Utara 7. Padi, Kapas, Buah Karet dan Daun Karet melambangkan HSU sebagai bagian dari NKRI (17 biji buah padi, 8. kuntum bunga kapas, 4 biji buah karet dan 5 helai daun karet = 17/8/1945) 8. Piala melambangkan aliran Sungai Tabalong dan Sungai Balangan yang bertemu di Amuntai (Ibukota Kabupaten HSU) menjadi Sungai Nagara yang menuju laut luas, bergelombang lima mengambil dasar falsafah Pancasila yang merupakan dasar negara dan falsafah hidup bangsa Indonesia 9. Bidang Hijau melambangkan Kesuburan 10. Tepi Keliling dalam Warna Kuning Emas melambangkan Kemuliaan 11. Tepi Keliling Luar Warna Hitam melambangkan Keteguhan hati dan kepercayaan diri pribadi 12. Motto lambang bertuliskan AGUNG · Lambang kata-kata kebesaran yang mengandung nilai pendidikan, keluhuran budi dan cita-cita rakyat HSU · Kewibawaan dan keluwesan Pemerintah pengemban amanat rakyat · Besar dan berwibawa serta disegani · Kesetiaan, ketaatan dan kepatuhan rakyat kepada Pemerintah · Dalam bahasa daerah, merupakan alat tradisional yang digunakan dalam mengerahkan masyarakat untuk mengabdi dan berbakti demi kepentingan bangsa, negara dan agama secara bergotong royong · Keberadaan Candi Agung di Amuntai yang merupakan situs penting dalam sejarah Kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan


Budaya Lainnya

Gulai Ikan Sale

Ikan Sale adalah bahasa daerah Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang artinya ikan yang dikeringkan menggunakan asap. Ikan Sale biasanya di olah menja [...]

Baca Selengkapnya

Aksara Kaganga (Tulisan Ulu)

Di Sumatera bagian selatan, khususnya di Sumatera Selatan, aksara kaganga dikenal dengan nama tulisan ulu dalam wilayah pedalaman Batanghari Sembilan [...]

Baca Selengkapnya

Guratan Indah Suku Asmat Papua

Suku Asmat membutuhkan media untuk menyatakan berbagai hal yang mereka alami dalam kehidupan. Kisah-kisah heroik, mistis, atau peraturan-peraturan ada [...]

Baca Selengkapnya

Cerita Rakyat Mandar ( Karake’ lette )

Dahulu kala kerajaan Balanipa, Mandar, Sulawesi Barat tengah dilanda petaka. Bala tentara kerajaan Gowa menyerang dengan jumlah pasukan yang besar. Se [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar