BudayaDetail Budaya

Istana Kuning Berhias Cermin Raksasa di Kalimantan Barat Istana (BCB)

2019-01-05 04:30:41
| | |
Share:

Istana Kuning Berhias Cermin Raksasa di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) didominasi warna kuning menyala. Istana itu konon dibangun pada 1933. Namun, bangunannya masih cukup kokoh berdiri, melewati deretan anak tangga di depan pintu masuk, akan dijumpai ruangan relatif luas, yang biasanya digunakan sebagai tempat pertemuan. Fungsi keraton (istana) sebenarnya juga untuk pertemuan-pertemuan. Tempat mengajukan keluhan dari masyarakat Di sana bisa dijumpai beberapa cermin berukuran raksasa, guci besar, dan payung peninggalan raja-raja sebelumnya.Cermin itu hadiah dari Inggris. Kalau guci dari Tiongkok. Lalu payung yang dipegang pengawal raja untuk melindungi raja, masih digunakan sampai sekarang. Digunakan juga untuk menyambut tamu-tamu raja. Selain itu, masih ada ruangan-ruangan lain yang digunakan anggota kesultanan beraktivitas sehari-hari. Sumber:https://m.liputan6.com/regional/read/2570709/ada-istana-kuning-berhias-cermin-raksasa-di-kalimantan


Budaya Lainnya

SUKU TENGGER

Suku bangsa yang bernama Tengger sebenarnya berdiam / bermukim di 3 buah desa pedalaman di wilayah kecamatan Sukapura, Kab . Probolinggo, Propinsi Jaw [...]

Baca Selengkapnya

Bahasa Kluet

Bahasa Kluet merupakan bahasa ibu bagi masyarakat yang mendiami daerah Kecamatan Kluet Utara dan Kluet Selatan di kabupaten Aceh Selatan. Informasi te [...]

Baca Selengkapnya

Bahasa Melayu - Bahasa Khas Daerah Kepulauan Bangka Belitung

Suku bangsa di Provinsi Bangka Belitung termasuk ke dalam rumpun Malayu. Sehingga bahasa yang digunakannya pun bahasa Melayu yaitu: Bahasa Melayu Bang [...]

Baca Selengkapnya

Masjid Jami Kesultanan Sambas, Masjid Tertua di Kalimantan Barat

Masjid ini dahulu pernah direnovasi oleh Sultan Muhammad Sjafiuddin II. Lokasi masjid sebelumnya merupakan kediaman Sultan Umar Akamuddin I (1708-1732 [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar