BudayaDetail Budaya

Istana Kadriah Kalimantan Barat Istana (BCB)

2019-01-05 04:33:43
| | |
Share:

Secara historis, Istana Kadriah mulai dibangun pada tahun 1771 M dan baru selesai pada tahun 1778 M. Tak beberapa lama kemudian, Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadrie pun dinobatkan sebagai sultan pertama Kesultanan Pontianak, dan mendapatkan pengesahan sebagai Sultan Pontianak dari Belanda pada tahun 1779. Dalam perkembanganya, istana ini terus mengalami proses renovasi dan rekonstruksi hingga menjadi bentuknya seperti yang sekarang ini. Sultan Syarif Muhammad Alkadri, sultan ke-6 Kesultanan Pontianak, tercatat sebagai sultan yang merenovasi Istana Kadriah secara besar-besaran. Bangunan istana Kesultanan Pontianak seluas 60 meter x 25 meter ini dinamakan Istana Kadriah karena untuk memuliakan nama pendirinya maupun moyang sebelumnya yang memakai nama belakang al-kadrie. Dari berbagai istana kerajaan yang terdapat di Kalimantan Barat, Istana Kadriah merupakan istana Melayu terbesar yang berada di wilayah tersebut. Sumber: https://situsbudaya.id/istana-kadriah-pontianak/


Budaya Lainnya

Daun akar urat - Flora khas kalimantan utara

Daun akar urat adalah tumbuhan yang hidup di hutan atau bisa juga ditanam di halaman rumah. Biasanya, masyarakat long bila menyebut nama tumbuhan ini [...]

Baca Selengkapnya

Kabupaten Barito Kuala

a. Lingkaran (bingkai) berwarna biru dan diantara dua strip berwarna kuning, segi lima dari bingkai atau lingkaran ini mencerminkan dasar negara Pa [...]

Baca Selengkapnya

Makam Sultan Kasimuddin dan Sultan M. Sulaiman - Kalimantan Utara

Makam Sultan Kasimuddin dan Sultan M. Sulaiman berada di belakang Masjid Kasimuddin, tepatnya di Desa Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, K [...]

Baca Selengkapnya

Tari Anitu

Anitu berarti halus, tari ini dikenal di daerah Kulawi dan Palu Kabupaten Donggala. Tari Anitu ditarikan oleh 6 orang wanita. Formasi pokok dalam tari [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar