BudayaDetail Budaya

Gunung Sirung Bentangan Alam

2018-12-29 15:42:55
| | |
Share:

Gunung Sirung adalah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Pantar yang terletak di Kepulauan Alor yang berada di timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Lereng Gunung Sirung dapat dicapai dengan mudah dari desa di Kampung Kakamauta, Desa Mauta, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor. Dalam kawah Gunung Sirung terdapat sulfur di Danau kawah dan mengeluarkan sulfur dari lubang-lubang gunung. Letusan pertama terjadi pada 1904. Akibat letusan tersebut sebuah pulau terbelah menjadi dua. Pulau itu sekarang dinamakan pulau Batang dan Pulau Buaya. Sedangkan Letusan terakhir terjadi pada 2012 setelah sejak tahun 1970 tak meletus hanya secara teratur mengeluarkan gas dan asap yang berlangsung sejak tahun 2004. Letusan terkagir terjadi pada Sabtu, 12 Mei 2012, sekitar pukul 12.30 WITA. Pada malam harinya Gunung Sirung kembali meletus. Letusan Gunung Sirung itu menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian sekitar 400 meter[1]. Pada Kamis, 9 Juli 2015, mengeluarkan asap tebal dengan ketinggian sekitar 500 meter di atas bibir kawah Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Sirung


Budaya Lainnya

Naskah Surat Sultan Zainal Abidin

Naskah Surat Sultan Zainal Abidin, surat ini ditulis oleh Sultan Zainal Abidin dan diberikan kepada Kapten Moran sebelum ia meninggal. Surat tersebut [...]

Baca Selengkapnya

Nibung

Nibung (Oncosperma tigillarium syn. O. filamentosum) adalah sejenis palma yang tumbuh di rawa-rawa Asia Tenggara, mulai dari Indocina hingga Kalimanta [...]

Baca Selengkapnya

UL DAUL

Alat musik Ul-Daul mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Madura terutama daerah Sumenep. Karena Ul-Daul dulu hanya digunakan sebagai kentongan unt [...]

Baca Selengkapnya

Bu Sie Itek - Gulai Bebek Khas Aceh

Jika anda penggemar kuliner bebek dan sedang berada di Aceh, Maka tak ada salahnya jika kamu berkunjung ke Kabupaten Bireuen. Daerah ini memiliki masa [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar