BudayaDetail Budaya

Flora Provinsi Kalimantan Tengah Flora Khas Daerah

2018-09-16 12:18:56
| | |
Share:

Molaitomo (Gorontalo), mulitan (Toli-toli). Selain sering juga disebut sebagai rambutan kafri dan rambutan paroh. Dalam bahasa Inggris pohon yang menjadi tanaman khas Kalimantan Tengah ini disebut sebagai pulasan. Sedang dalam bahasa latin tumbuhan ini dinamai Nephelium ramboutan-ake (Labill.) Leenh. yang bersinonim dengan Nephelium mutabile Blume.,Litchi ramboutan-ake Labill., Nephelium intermedium Radlk., dan Nephelium philippense Mons. Diskripsi dan Ciri. Pohon kapulasan atau tenggaring (Nephelium ramboutan-ake) menyerupai pohon rambutan karena masih dalam 1 marga. Tinggi pohon Kapulasan umumnya lebih pendek dari rambutan meskipun mampu mencapai tinggi hingga 20 m. Bentuk batang, dahan, percabangan, dan daun tenggaring hampir sama dengan daun rambutan, hanya daun tenggaring berukuran lebih kecil. Panjang daunnya 4 kali lebarnya. Perbungaan tersusun malai yang terdapat di setiap ketiak atau agak ke ujung ranting. Buahnya tebal, bulunnya keras, tegak, pendek dan tumpul. Kulit buah tebal berwarna kuning sampai merah tua. Bentuk buah seperti buah rambutan yaitu bundar telur serta daging buahnya manis yang bercampur sedikit asam. Daging buahnya biasanya agak sulit lepas (nglotok) dari bijinya. Tumbuhan khas Kalimantan Tengah ini tumbuh tersebar di berbagai wilayah di Indonesia mulai Sumatera, Kalimantan, Jawa, hingga Sulawesi. Selain di Indonesia pohon kapulasan juga dapat dijumpai di Malaysia, Thailand, dan Filipina. Habitat yang disukai tumbuhan ini adalah daerah subur dan cenderung lembab pada daerah berketinggian antara 100 – 500 meter dpl. Kapulasan atau tenggaring (Nephelium ramboutan-ake) dimanfaatkan buahnya untuk dimakan langsung. Selain buahnya, kayunya cukup keras oleh masyarakat setempat sering dipakai untuk peralatan rumah tangga. Biji tenggaring mengandung minyak nabati lebih banyak dari pada biji rambutan lantaran itu biji ini dapat diproses untuk menghasilkan minyak yang dapat digunakan dalam proses pembuatan lilin dan sabun. Sumber:http://www.thecolourofindonesia.com/2015/10/flora-dan-fauna-khas-kalimantan-tengah.html


Budaya Lainnya

Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara : Oheo dan Bidadari

Dahulu kala ada seorang pemuda yang hidup sebagai petani tebu. Pemuda itu bernama Oheo. Kebun yang ditanami tebu itu tumbuh dengan subur. Saat tebunya [...]

Baca Selengkapnya

Manday

Manday, atau Mandai, adalah salah satu jenis lauk alternatif dari daerah Kalimantan Selatan. Mandai disebut juga dengan Mandai Basang atau kulit buah [...]

Baca Selengkapnya

Ritual pernikahan

Di Kalimantan Utara, tepatnya duku Tidong, terdapat ritual unik sekaligus aneh yang harus dilakoni oleh para pengantin priya maupun wanita. Selama tig [...]

Baca Selengkapnya

Air Terjun Gunung Rian

Keindahan air terjun memang selalu memikat hati siapa saja. Salah satu keindahan air terjun yang dimiliki Kalimantan Utara adalah Air Terjun Gunung Ri [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar