BudayaDetail Budaya

Cerita Rakyat-Asal Asul Reog Ponorogo Cerita Rakyat

2018-09-13 15:10:04
| | |
Share:

Putri Raja Kediri yang bernama Dewi Sanggalangit sangat terkenal karena kecantikannya. Banyak pangeran dan raja-raja ingin meminangnya untuk dijadikan sebagai istri. Namun ia belum memiliki keinginan untuk menikah. Hal ini membuat kedua orang tuanya bingung. Sebab, mereka ingin menimang seorang cucu. Mereka pun mendesak sang Putri agar cepat menikah. Karena itu, sang Putri akhirnya mau menikah, namun dengan syarat dihibur oleh tontonan yang menarik. Tontonan itu harus belum pernah ada. Tontonan ini harus semacam tarian yang diiringi gamelan, dilengkapi barisan kuda kembar, dan ada binatang berkepala duanya. Tak lama setelah itu, sang Raja mengadakan sayembara, isinya persis seperti yang diminta oleh sang Putri. Para pelamar yang tadinya bersemangat menjadi banyak yang ciut nyalinya. Banyak dari mereka yang akhirnya mengundurkan diri. Akhirnya tinggal dua orang saja yang tersisa. Mereka adalah Raja Singabarong dari Kerajaan Lodaya dan Raja Kelana Swandana dari Kerajaan Bandarangin. Raja Singabarong adalah manusia yang aneh, yakni berkepala harimau dan berbulu lebat. Bulu itu dipenuhi kutu. Itulah sebabnya ia memelihara seekor burung merak yang rajin mematuki kutu-kutu itu. Sifatnya buas dan kejam. Sedangkan Kelana Swandana adalah seorang raja yang berwajah tampan dan gagah, namun punya kebiasaan suka pada anak laki-laki. Raja Singabarong memanggil patihnya yang bernama Iderkala. Ia diutus untuk menyelidiki pesaingnya, Kelana Swandana. Setelah itu, sang Patih bergegas menuju Kerajaan Bandarangin untuk menyelidiki. dan pulang untuk melapor. Sang Patih melapor jika semua syarat yang diajukan sang Putri berhasil disiapkan, kecuali binatang berkepala dua. Mendengar hal itu, Singabarong menjadi panik. Ia pun memerintahkan prajuritnya untuk menyerang Kerajaan Bandarangin. Singabarong bermaksud merebut hasil usaha Kelana Swandana. Setelah siap, Singabarong memerintahkan beberapa mata-mata untuk menyelidiki perjalanan Kelana Swandana. Namun, mata-mata tersebut tertangkap prajurit Bandarangin. Setelah mengetahui rencana Singabarong, Kelana Swandana bergegas menyerang Kerajaan Lodaya. Pada saat itu, Singabarong sedang tertidur di taman kerajaan karena keenakan kutu di kepalanya dipatuki burung merak peliharaannya. Di luar istana, pasukan Bandarangin berhasil mengalahkan prajurit Lodaya. Saat itu, baru Singabarong terbangun. Sementara itu, si burung merak masih saja mematuki kutu-kutu di kepala Singabarong. Saat hendak mengamati keadaan, Singabarong dicegat oleh Kelana Swandana. Dengan kesaktiannya, Kelana Swandana mengubah Singabarong menjadi harimau. Namun bagian kepala harimau itu juga ada kepala merak. Kemudian, Kelana Swandana membawa hewan penjelmaan Singabarong untuk menggenapi syarat yang ditentukan oleh Dewi Sanggalangit. Melihat segala yang diminta berhasil dipenuhi oleh Kelana Swandana, Dewi Sanggalangit bersedia menikah. Seiring waktu, kesenian ciptaan Kelanaswandana dikenal dengan nama Reog Ponorogo. (Sumber : https://dongengceritarakyat.com/sejarah-singkat-asal-usul-reog-ponorogo-cerita-rakyat-jatim/ )


Budaya Lainnya

wisata pusentasi sulawesi tengah

Pusentasi berada di Desa Limboro, tepatnya di kecamatan Banawa Tengah, Donggala. Tepatnya sekitar 12 km dari kota Palu. Nama Pusentasi bermakna pusat [...]

Baca Selengkapnya

Lambang Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat

Kabupaten Kapuas Hulu adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini terletak di Putussibau yang dapat ditem [...]

Baca Selengkapnya

Asam Pedas- Masakan Khas Riau

Teman-teman, pernah makan asam pedas? Kita akan membicarakan tentang masakan khas Melayu Riau yang sangat populer ini. Sepertinya, di seluruh daerah d [...]

Baca Selengkapnya

UPACARA ADAT NAIK DANGO/GAWAI DAYAK KALIMANTAN BARAT

Naik Dango atau Gawai Dayak merupakan Upacara adat masyarakat kalimantan Barat ( Dayak Kanayatn), yang dilakukan dari daerah Kabupaten Landak, Kabupat [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar