BudayaDetail Budaya

Burung Kucica Ekor Kuning Fauna Khas Daerah

2018-09-16 13:30:33
| | |
Share:

Burung Kucica Ekor Kuning (Trichixos pyrropygus) merupakan jenis burung yang berasal dari keluarga Musicicapidae. Burung kucica ekor kuning dijadikan fauna identitas oleh pemerintah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Burung kucica ekor kuning ternyata memiliki beragam nama. Mulai dari rufous-tailed shama, cempala kuning, ceumpala kuneng, hingga cicem pala kuneng. Burung ini berukuran sedang. Panjang tubuhnya hingga kepala sekitar 21 cm. Bulu pada kepala, punggung, dan sayap berwarna coklat keabuan tua mengkilap. Sedangkan dada dan perut sampai pangkal ekor dan punggung berwarna kuning kemerahan. Ujung ekor berbulu warna hitam. Selain itu memiliki ciri khas berupa alis berwarna putih dia atas matnya pada burung jantan. Habitat burung Ceumpala Kuneng meliputi hutan dataran rendah, daerah rawa gambut, hutan berdaun lebar dengan ketinggian di bawah 1.200 meter. Jumlah populasi dan individu tidak diketahui dengan pasti jumlahnya. Namun disinyalir telah mengalami penurunan populasi dan mulai menjadi hewan langka di beberapa daerah. Penurunan populasi diakibatkan oleh tingkat kerusakan hutan yang tinggi di wilayah Sumatera dan Kalimantan serta adanya perburuan liar untuk diperjual belikan sebagai burung peliharaan. Meskipun keberadaannya yang semakin langka, namun lembaga konservasi internasional IUCN Red List masih belum menganggap hal tersebut dikategorikan terancam dan hanya dikategorikan dalam spesies berstatus Near Threatened atau hampir terancam sejak tahun 2000. Belum terdaftar dalam apendiks CITES serta tidak termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi sebagaimana Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1999. Namun dengan tingkat deforestasi yang sangat tinggi, tidak menutup kemungkinan burung indah Ceumpala Kuneng atau Kucica Ekor-kuning hanya akan tersisa di dalam Hikayat Aceh saja. Sumber adalah https://www.jalaksuren.net/mengenal-ciri-khas-burung-kucica-ekor-kuning-dan-habitatnya/ dan https://alamendah.org/2013/03/30/burung-cempala-kuneng-maskot-aceh/


Budaya Lainnya

Kisah Meninggalnya Raja Bunu

Kisah meninggal nya Raja Bunu merupakan salah satu Cerita Rakyat Dari Kalimantan Utara. Ada sebuah kisah tentang Raja Bunu yang telah lama menderita p [...]

Baca Selengkapnya

Lagu Rek Ayo Rek

Judul : Rek ayo rek Pencipta : Is Haryanto Syair Lagu : Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Mangan tahu jadhi [...]

Baca Selengkapnya

Makam Sultan Kasimuddin dan Sultan M. Sulaiman - Kalimantan Utara

Makam Sultan Kasimuddin dan Sultan M. Sulaiman berada di belakang Masjid Kasimuddin, tepatnya di Desa Tanjung Palas Tengah, Kecamatan Tanjung Palas, K [...]

Baca Selengkapnya

Ayam Tangkap

Ayam Tangkap adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Makanan satu ini terbuat dari bahan dasar daging ayam, yang dimasak [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar