BudayaDetail Budaya

Bunga Cempaka Kuning - Flora Khas Provinsi Aceh Flora Khas Daerah

2018-08-30 04:28:40
| | |
Share:

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam telah menetapkan Bunga Jeumpa atau Cempaka Kuning (Magnolia champaca) sebagai flora identitas khas Provinsi Aceh. Bunga dari suku (famili) Magnoliaceae ini masih berkerabat dekat dengan Cempaka Hutan Kasar (Magnolia vrieseana). Tumbuhan tumbuh tersebar luas mulai dari India hingga ke daratam China dan wilayah kepulauan Indonesia (Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Kepulauan Sunda Kecil). Pohon cempaka kuning memiliki tinggi 15-25 m. Ujung ranting berambut, daun bulat telur bentuk lanset, dengan ujung dan pangkal runcing, 10-28 kali 4,5-11 cm, tipis seperti kulit. Bekas daun penumpu pada tangkai daun panjangnya lebih daripada setengah tangkai daun. Bunga berdiri sendiri, oranye, dan harum. Daun tenda bunga panjangnya 3-5 cm, yang terdalam lebih sempit dan lebih runcing daripada yang terluar. Pada dasar bunga yang berbentuk tiang, bakal buah dan benang sari jelas dipisahkan oleh suatu ruang. Bakal buah lebih dari 20, berjejal-jejal, bentuk telur yang pipih, berambut, masing-masing dengan bakal biji yang banyak. Buah bentuk bola memanjang, sedikit bengkok, mula-mula hijau, kemudian abu-abu pucat, tertutup dengan jerawat. Biji yang masak merah tua tergantung keluar pada berkas yang memanjang menjadi benang yang langsing. Dari India, di Jawa ditanam untuk bunganya di bawah 1.200 m. Bunga Cempaka Wangi mengeluarkan aroma yang harum. Biasanya, hiasan Bunga Cempaka Wangi digunakan sebagai riasan untuk menyambut tamu. Sedangkan bunga yang masih kuncup digunakan sebagai hiasan rambut penari, yang mayoritas adalah Inong (dalam bahasa Aceh berarti “perempuan”). Sehingga Inong Aceh tersebut akan terlihat lebih cantik dan anggun, layaknya seorang puteri. Ketika sang penari mulai beraksi, bunga ini akan menebarkan aroma wangi yang semerbak. Bukan hanya untuk menyambut tamu, oleh Inong Aceh bunga ini juga sering digunakan sebagai pelengkap pakaian adat Aceh dalam upacara pernikahan. Sumber: (https://alamendah.org/2009/10/30/bunga-jeumpa-flora-maskot-provinsi-aceh/), (http://www.gosumatra.com/cempaka-wangi-flora-khas-aceh/), (https://id.wikipedia.org/wiki/Cempaka_kuning)


Budaya Lainnya

Keraton Kadriah, kota Pontianak, kalimantan barat

Keraton Kadriah Pontianak merupakan pusat pemerintahan Pontianak tempo dulu yang beradadi daerah kalimantan barat , struktur bangunannya terbuat dari [...]

Baca Selengkapnya

Tari Kethek Ogleng

arian tradisional yang satu ini bernama Kethek Ogleng berasal dari bahasa Jawa yang bila diartikan ‘kethek’ adalah kera. Sedangkan Ogleng diambil [...]

Baca Selengkapnya

Bedug

Bedug adalah alat musik yang berbentuk seperti sebuah gendang berukuran besar dan penggunaannya diyakini sudah cukup lama di Indonesia. Bedug dulunya [...]

Baca Selengkapnya

Tari Bedhaya Ketawang

Tarian tradisional pertama adalah Bedhaya Ketawang yang mengandung arti di setiap masing-masing kata. ‘bedhaya’ yang artinya penari wanita dan ‘ [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar