BudayaDetail Budaya

Bika Ambon Makanan-Minuman Tradisional

2018-12-21 12:44:24
| | |
Share:

Bika ambon merupakan penganan khas kota Medan. Di Medan, Jalan Majapahit di daerah Medan Petisah merupakan kawasan penjualan bika ambon yang paling terkenal. Di daerah yang dekat dengan pusat kota tersebut, sedikitnya terdapat 40 toko yang menjual kue ini. Tidak diketahui secara persis sejarah mengenai bika ambon. Dan tidak diketahui mengapa namanya bika ambon, bukannya bika medan. Namun, ada sejumlah cerita yang berkembang menyertai kelahiran bika ambon, salah satunya yang menyebutkan bahwa bika ini dibuat pertama kali di Jalan Ambon, Medan. Pembuatannya dikatakan sukar juga tidak, dikatakan mudah juga tidak. Asal tahu triknya, kita dapat membuat sendiri bika ambon dengan tampilan dan cita rasa yang prima. Adonan kue terdiri atas santan, tepung, kuning telur, dan gula dibuat dengan komposisi satu banding satu. Berdasarkan penuturan salah satu penjual bika ambon di Jalan Majapahit, Medan, agar bika mengembang dan tidak bantat, telur yang digunakan haruslah telur ayam yang baru menetes satu hari sebelumnya sedangkan santan harus berasal dari kelapa yang tumbuh di pinggiran pantai. Selanjutnya, adonan itu ditambahkan air nira kelapa untuk proses fermentasi selama minimal tujuh jam. Setelah proses fermentasi selesai, adonan tersebut dibubuhi rasa sesuai keinginan. Kemudian adonan baru dipanggang di oven sekitar satu jam hingga kue siap untuk dihidangkan. Umumnya, kue khas kota Medan ini berwarna kuning keemasan, namun kini ada juga yang berwarna hijau atau cokelat. Bika ambon biasanya dapat bertahan dalam kondisi terbaik selama sekitar empat hari karena setelah itu kue tersebut mulai mengeras. [TimIndonesiaExploride/IndonesiaKaya] Sumber : https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/bika-ambon


Budaya Lainnya

Lambang Kabupaten Probolinggo -Jawa Timur

Makna Lambang : Bintang berwarna kuning merupakan pertanda KETUHANAN YANG MAHA ESA. Sungai sebagai pertanda “Sungai Banger”. Sebuah sungai yang [...]

Baca Selengkapnya

Makam Dato Karama

Dato Karama dikenal sebagai ulama asal Sumatera Barat yang pertama kali menyebarkan agama Islam ke Tanah Kaili, Palu, Sulawesi Tengah pada abad ke-17. [...]

Baca Selengkapnya

Lima Ritual Besar Suku Dayak Di Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah

Lima Ritual Besar Suku Dayak Di Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah merupakan daerah yang memiliki aneka ragam tradisi yang berasal dari budaya Suku Da [...]

Baca Selengkapnya

Senjata Tradisional Sungga

Sungga merupakan salah satu senjata yang digunakan pada Perang Banjar di daerah Benteng Gunung Madang, Kandangan, Hulu Sungai Selatan. Senjata ini dip [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar