BudayaDetail Budaya

Batimung - Kalimantan Selatan Komunitas Adat

2018-09-04 01:39:20
| | |
Share:

Batimung adalah adat istiadat yang kerap dilakukan masyarakat Banjar hingga kini yang merupakan salah satu syarat bagi calon pengantin untuk menghadapi pesta perkawinannya nanti. Tujuannya agar mempelai laki-laki dan perempuan saat acara berlangsung tidak mengeluarkan bau keringat biasa tetapi berganti menjadi bau keringat yang harum karena mendapat pengaruh dari uap jerangan Batimung tadi. Batimung, membuang keringat dari badan dengan cara diasapi serta ditambahkan bunga – bungaan dan ramuan alami untuk memberi keharuman kepada orang yang ditimung. Biasanya bahan-bahan untuk batimung berupa bedak atau wadak, daun pudak/pandan wangi, tamu giring, limau purut, kulit bawang merah, santan, kayu manis, menyan, daun sop, pucuk ganti, bunga akar yang semua bahan tersebut dibuat dalam kuantan lalu direbus sampai mendidih, tutupnya dijaga agar jangan terbuka sehingga asapnya keluar sebelum diperlukan. Biasanya bagi calon pengantin laki-laki, acara batimung cukup tiga hari, tetapi bagi calon pengantin wanita bisa sampai satu minggu bahkan ada yang hampir satu bulan. Setelah acara batimung selesai akan terlihat perbedaan nyata yang tampak pada kulit orang batimung serta keringatnya mengeluarkan bau yang harum. Sumber : https://kerajaanbanjar.wordpress.com/2007/03/02/batimung/


Budaya Lainnya

Alat musik tradisioal -Pakkeke ( Sulawesi Barat )

Pakkeke adalah alat musik tradisional Mandar yang memilik keunikan tersendiri. Selain bentuknya, Pakkeke juga menghasilkan suara yang sangat khas. Ala [...]

Baca Selengkapnya

Pulau Rusa

Nama mencerminkan dirimu, kira-kira begitulah gambaran sederhana dari pulau rusa, pulau ini diberi nama rusa karena bentuknya yang menyerupai rusa jik [...]

Baca Selengkapnya

Kwetiau Rebus Khas Kalimantan Barat

kwetiau rebus. Makanan ini adalah makanan dari kwetiau yang dikreasikan. Berbahan dasar mie, ini sama saja dengan mie tiaw goreng. Tetapi yang membeda [...]

Baca Selengkapnya

Cerita Rakyat Aceh Beungong Meulu dan Beungong Peukeun

Pada zaman dahulu kala, di s­e­buah negeri di Aceh, hidup dua orang kakak-beradik yang ber­nama Beungong Meulu dan Beungong Peukeun. Kedua orangtua [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar