BudayaDetail Budaya

Bahasa Pantai Utara Timur (Jawa Tengah) Bahasa Daerah

2018-09-14 02:48:50
| | |
Share:

Dialek Pantai Utara Timur Jawa Tengah adalah sebuah dialek bahasa Jawa yang sering disebut ”Dialek Muria” karena dituturkan di wilayah sekitar kaki gunung Muria, yang meliputi wilayah Jepara, Kudus, Pati, Blora, Rembang. Ciri khas dialek ini adalah digunakannya akhiran -em atau -nem (dengan e pepet) menggantikan akhiran -mu dalam bahasa Jawa untuk menyatakan kata ganti posesif orang kedua tunggal. Akhiran -em dipakai jika kata berakhiran huruf konsonan, sementara -nem dipakai jika kata berakhiran vokal. Contoh kata yang menggunakan dialek tersebut seperti misalnya kata ”kathok” yang berarti celana menjadi ”kathokem”, ”sikhil” yang berarti kaki menjadi ”sikhilem”, dan sebagainya. Ciri lainnya adalah sering digunakannya partikel “eh”, dengan vokal e diucapkan panjang, dalam percakapan untuk menggantikan partikel bahasa Jawa “ta”. Misalnya, “Aja ngono, eh!” (Jangan begitu, dong!), lebih banyak diucapkan daripada “Aja ngono, ta!” Beberapa kosakata khas yang tidak dipakai dalam dialek Jawa yang lain antara lain “lamuk/jengklong” (nyamuk); “mbledeh/mblojet” (telanjang dada); “wong bento” (orang gila). Sumber: https://jingganyasenja.wordpress.com/2010/10/26/dialek-bahasa-jawa-bagian-tengah-kajian-geografis-dialek-dan-budaya/


Budaya Lainnya

Pulau Mansinam

Pulau Mansinam merupakan pulau seluas 410,97 ha yang terletak di Teluk Doreh, selatan Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Indonesia.Hingga saat [...]

Baca Selengkapnya

Bedug

Bedug adalah alat musik yang berbentuk seperti sebuah gendang berukuran besar dan penggunaannya diyakini sudah cukup lama di Indonesia. Bedug dulunya [...]

Baca Selengkapnya

Ikan Terbang Asap

Proses memasak ikan terbang yang paling tepat memang dengan cara diasap karena sisiknya cukup tebal. Ikan yang telah diasapi bisa disantap bersama bur [...]

Baca Selengkapnya

Kuta Bataguh Benteng Kuno Suku Dayak di Kalimantan Tengah

Kantor Balai Arkeologi Kalimantan Selatan, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, telah mengusulkan sejumlah benteng kuno S [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar