BudayaDetail Budaya

Badudus - Kalimantan Selatan Komunitas Adat

2018-10-08 13:52:09
| | |
Share:

Badudus adalah ritual di Banjar, Kalimantan Selatan yang bertujuan mandi untuk mensucikan diri calon pengantin. Ritual ini biasanya dilangsungkan saat pernikahan, penobatan terhadap seseorang, dan juga saat hamil tujuh bulan (tian mandaring). Secara umum, makna ritual Badudus adalah pembersihan diri, baik lahir maupun batin yang bertujuan untuk membentengi diri dari berbagai masalah kejiwaan yang dating dari luar dan dalam diri seseorang. Setiap pelaksanaan Badudus biasanya selalu disiapkan sesaji atau piduduk yang berupa 41 aneka kue, bubur merah, bubur putih, kopi dan lain-lain. Di setiap pelaksanaan Badudus, biasanya selalu disiapkan sesaji atau piduduk berupa 41 aneka kue, bubur merah, bubur putih, kopi dan lain sebagainya. Pengantin yang akan dimandikan duduk bertolak-belakang, diatas sasanggan yang dibalik. Selanjutnya pengantin dimandikan dengan air yang ada dalam tempayan atau baskom yang telah dimasukkan mayang pinang ke dalamnya. Pada air terakhir yang akan disiram, dicurahkan banyu bagantung (air kelapa muda) kepada kedua mempelai. Setelah mandi Badudus, kedua mempelai duduk di tapih balipat, kemudian kaki mereka diberi batutungkal (kaki diberi coretan cacak burung dengan kunyit yang dicampur kapur) supaya jangan kapidaraan (diganggu roh atau makhluk halus).[4] Kedua mempelai dikelilingi lilin dan cermin hingga tiga kali. Setelah itu kedua mempelai dilumuri kasai kuning (bedak yang dicampur dengan kunyit dan air) atau pacar kuning.Tujuan pemberian kasai kuning adalah agar seluruh bagian tubuh kedua pengantin terlihat kuning dan berseri. sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Badudus


Budaya Lainnya

Kabupaten Hulu Sungai Utaraā€ˇ

Lambang daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara berbentuk sebuah perisai gotik yang melambangkan benteng pertahanan lahir batin. Di dalam perisai terdapat [...]

Baca Selengkapnya

Ulek-ulek Tareang

Nama Tareang adalah tanaman pangan khas Polewali Mandar. Tareang biasanya diolah menjadi ulek-ulek tareang atau bubur khas Mandar. Rasanya manis, sang [...]

Baca Selengkapnya

Bolu Paranggi

Kue Bolu Paranggi memiliki tekstur lembut juga rasa manis alami. Adonan Bolu Paranggi dibuat dari terigu serta gula aren. Selanjutnya adonan dimasukka [...]

Baca Selengkapnya

Roti Canai

Roti canai berbentuk pipih dan sebenarnya berasal dari budaya India. Roti ini memang banyak dijual di Negara Melayu, seperti Singapura, Malaysia, dan [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar