BudayaDetail Budaya

Badik Tumbuk Lada Senjata Tradisional

2018-09-01 07:31:05
| | |
Share:

Senjata Tradisional Jambi Badik Tumbuk Lada. Badik Tumbuk Lada adalah salah satu senjata tradisional yang berasal dari Jambi. Badik ini merupakan senjata khas melayu yang ada di Sumatera dan Kepulauan Riau serta Semenanjung Melayu. Nama senjata ini sangat terkenal di kalangan masyarakat semenanjung melayu. Secara harfiah bahwa senjata tradisional ini biasa digunakan untuk mendukung kehidupan masyarakat Melayu di setiap harinya. Senjata khas Kepulauan Riau ini sangat persis dengan senjata tradisional dari Negara tetangga Malaysia. Senjata tradisional ini berbentuk seperti badik khas dari Sulawesi hanya saja pada sarung Tumbuk Lada terdapat benjolan bundar yang dihias dengan ukiran pahat. Bagian sarungnya dilapis dengan kepingan perak yang diukir dengan pola-pola rumit. Selain itu bentuknya juga menyerupai keris namun tidak bergelombang. Senjata ini memiliki karakteristik berukuran tidak lebih dari 29 cm dan hanya mempunyai lebar 4 cm. Zaman dulu badik ini dipergunakan untuk berburu dan berperang. Namun selain untuk berperang Tumbuk Lada pada zaman dulu juga menjadi salah satu kelengkapan pakaian adat di Jambi, Kepulauan Riau, Deli, Siak dan Semenanjung Tanah Melayu. Dan sampai saat ini masih digunakan sebagai kelengkapan pakaian adat.


Budaya Lainnya

Beripat Beregong-Kesenian Tradisional Bangka Belitung

Beripat Beregong adalah salah satu kesenian pertunjukan yang berasal dari Bangka Belitung. Kesenian ini menunjukkan kejantanan dari seorang laki-laki [...]

Baca Selengkapnya

Pakaian Adat Kalimantan Barat

Keberadaan pakaian adat merupakan warisan budaya bangsa yang menggambarkan kemajuan sebuah peradaban pada masing-masing daerah di Indonesia dan memili [...]

Baca Selengkapnya

Komodo Fauna Nusa Tenggara Timur

Komodo merupakan spesies kadal terbesar di dunia yang masih ada dan merupakan hewan asli Indonesia, dimana Komodo sendiri habitatnya berada di pulau K [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar