BudayaDetail Budaya

Ayam Tangkap Makanan-Minuman Tradisional

2018-09-12 08:44:36
| | |
Share:

Ayam Tangkap adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari daerah Aceh. Makanan satu ini terbuat dari bahan dasar daging ayam, yang dimasak serta digoreng dengan bumbu khusus dan disajikan bersama dengan daun-daunan yang renyah. Menurut beberapa sumber kuliner ini sudah ada sejak dahulu, hanya saja asal usul secara pasti belum diketahui. Konon nama Ayam Tangkap ini diambil dari kebiasaan masyarakat Aceh saat memasak daging ayam. Karena sebelum memasaknya, mereka harus menangkap ayam tersebut terlebih dahulu di pekarangan mereka, sehingga banyak yang menyebutnya Ayam Tangkap Kebiasaan menyantap ayam tangkap sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh. Pengolahan ayam ini tidaklah sulit yaitu hanya dengan menggoreng setelah sebelumnya sudah terlebih dahulu diberi bumbu agar gurih saat disantap. Bumbu yang digunakan seperti bawang putih, lada, kemiri, garam, dan jahe. Setelah dibumbui, ayam lalu digoreng sekitar 5–10 menit. Pada saat yang bersamaan, dimasukkan pula beberapa genggam daun yang akan disajikan bersama ayam sehingga rasa rempah dedaunan turut meresap ke dalam daging ayam. Daun yang digunakan, di antaranya daun kari, potongan daun pandan, dan salam koja. Dedaunan itu pula yang kemudian menutupi sajian ayam tangkap pada setangkup piring. Setelah ayam matang, dedaunan ini memang tetap disajikan dengan menutupi ayam sehingga terlihat ayam sengaja diletakkan di bawah dedaunan. Dedaunan ini selain sebagai daya tarik hidangan, sekaligus bisa dijadikan sebagai lalapan kering pelengkap potongan ayam. Jika masih dalam keadaan hangat, dedaunan ini bercita rasa kering seperti kerupuk. Keunikan Ayam Tangkap ini sangat terlihat dari segi penyajiannya. Dalam penyajiannya, ayam goreng tersebut disajikan dengan daun-daunan seperti daun temurui dan daun pandan yang dirajang kasar serta digoreng renyah. Apabila mencicipi daun renyah tersebut, pertama kali akan terasa aneh, namun apabila dipadukan dengan ayam goreng, maka akan menghasilkan cita rasa yang khas dan nikmat. Rasanya yang khas itulah yang menjadi salah satu keistimewaan dari Ayam Tangkap ini. Bagi anda yang baru pertama kali menikmati masakan Ayam Tangkap ini, biasanya akan merasakan sensasi rasa yang berbeda dengan masakan ayam lainnya. Rasa daging ayamnya yang gurih dipadukan dengan daun temurui dan daun pandan yang renyah tentu memberikan cita rasa yang khas pada makanan tradisional satu ini. Ayam Tangkap sangat cocok disajikan selagi hangat bersama dengan nasi hangat juga. Ayam Tangkap merupakan salah satu makanan tradisional yang cukup terkenal di daerah Aceh. Bagi anda yang baru berkunjung ke sana, tidak terlalu sulit menemukan makanan satu ini, karena banyak warung makan atau restoran yang menyediakan menu Ayam Tangkap ini. Di beberapat tempat, masakan ini dijuluki juga dengan istilah ayam tsunami dikarenakan masakan ini biasanya disajikan dengan ditebarkan di piring seperti ketidakteraturan setelah bencana tsunami. (Sumber : http://www.negerikuindonesia.com/2015/11/ayam-tangkap-makanan-tradisional-dari.html & https://id.wikipedia.org/wiki/Ayam_tangkap)


Budaya Lainnya

Pantai Merah

Pantai yang terletak di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur ini bernama asli Pantai Merah. Namun, secara internasional lebih dikenal dengan nama Pink Be [...]

Baca Selengkapnya

Bayuun Mulud - Kalimantan Selatan

Bayuun Mulud adalah tradisi mengayun bayi atau anak sambil membaca syair maulid. Tradisi ini dilaksanakan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW set [...]

Baca Selengkapnya

Makanan

Geguduh merupakan salah satu jenis kue khas Lampung yang terbuat dari pisang yang telah dihaluskan. Resep makanan khas lampung cukuplah mudah untuk di [...]

Baca Selengkapnya

Pura Eka Wira Anantha Taman

Mulai dari perijinan lahan, pembangunan Utama Mandala (Bale Gong), Madya Mandala (Bale Banjar, Bangunan Penunggu Pura). Tepat pada Purnaming Kapat, bu [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar