BudayaDetail Budaya

Awuta (Coklak versi Gorontalo) Permainan Rakyat / Tradisional

2018-09-01 15:42:18
| | |
Share:

Awuta merupakan salah satu permainan tradisionah yang mulai mengalami kepunahan. Permainan ini merupakan sejenis permainan congklak. Dahulu permainan ini hanya dimainkan ketika dalam suasana berkabung saja, misalnya ketika seseorang meninggal dunia. Awuta sendiri berasal dari kata Huta yang berarti tanah, yang bermakna segala sesuatu yang hidup nantinya akan kembali ke tanah. Sama seperti permainan coklak pada umumnya, permainan ini juga dimainkan oleh dua atau tiga orang anak. Umumnya anak – anak yang memainkan permainan ini berkisar 5 – 12 tahun. Permainan biasa dilakukan di bawah rumah panggung, dengan menggali tanah menjadi 12 lubang kemudian diisi batu secara bergatian oleh pemain. Apabila batu terakhir berada pada lubang yang kosong, pemain mengucapkan “Denggu” , yang menandakan permainan telah usai, kemudian diulang lagi dari awal. Begitu pula seterusnya. Sumber : http://degorontalo.co/sepuluh-permainan-tradisional-gorontalo-ini-nyaris-punah/ dan http://beautiful-indonesia.umm.ac.id/id/foto/jelajah-daerah/gorontalo/awuta.html


Budaya Lainnya

Motif Batik Wahyu Tumurun - Jawa Tengah

Wahyu Tumurun adalah salah satu motif batik yang sering dipakai dijenis batik kraton. Motif ini sangat banyak penggemarnya dan karena keindahan pada p [...]

Baca Selengkapnya

Tari Tambun dan Bungai

Tari tambun dan bungai merupakan tarian tradisional berasal dari daerah palangkaraya, Kalimantan Tengah. Tarian ini adalah tarian yang mengisahkan kep [...]

Baca Selengkapnya

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat - Kledi (Keledi) atau Kaldei

Pengertian alat musik Kledi (Keledi) atau Kaldei yang berasal dari pulau Kalimantan. Bentuk alat musik ini berupa sejumlah tabung bambu yang di hubung [...]

Baca Selengkapnya

Tari Joged Bali

Tari joged merupakan tarian bali yang memiliki gerak tari yang agak bebas, lincah dan dinamis. Sebagian gerakannya diambil dari Legong ataupun kekebya [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar