BudayaDetail Budaya

Alat musik Geso-Geso Alat Musik Tradisional

2018-09-06 15:20:39
| | |
Share:

Alat musik tradisional Sulawesi Tengah ini sangatlah khas dengan kebudayaan yang ada di Sulawesi Tengah, nama aslinya adalah Pa’Geso’Geso tetapi masyarakat lebih mudah menyebutnya dengan panggilan Geso-Geso. Alat musik tradisional Geso-Geso cukup terkenal di daerah Kecamatan Saluputri. Kesenian merupakan sebuah perwujudan ekspresif dari kebudayaan yang ada di Sulawesi Tengah melalui alat musik tradisional dan Geso-Geso hanyalah salah satu contohnya saja. Alat musik Geso-Geso dimainkan dengan cara digesek meskipun hanya dengan satu dawai saja yang dapat dimainkan. Geso-geso terbuat dari khusus yang memiliki sifat kuat dan keras dan juga terdapat tempurung yang dilapisi dengan kulit binatang yang nantinya berfungsi sebagai membran pengeras bunyi. Alat untuk menggeseknya terbuat dari serat kayu atau bisa juga menggunakan ijuk lalu diikatkan pada sebuah rotan. Namun sangat disayangkan dikarenakan jarangnya ada orang yang mau memainkan dan juga keterbatasan orang yang mampu untuk mengajari membuat alat musik tradisional Sulawesi Tengah ini punah. sumber https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-sulawesi-tengah/ sumber foto


Budaya Lainnya

Angklung Buhun

Angklung Buhun adalah alat musik tradisional angklung dari masyrakat Baduy di Provinsi Banten. Bagi masyarakat Baduy sendiri , Kesenian Angklung Buhun [...]

Baca Selengkapnya

Istana Kuning Berhias Cermin Raksasa di Kalimantan Barat

Istana Kuning Berhias Cermin Raksasa di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) didominasi warna kuning menyala. Istana itu konon dibangun pada 1 [...]

Baca Selengkapnya

Tari Alang Babega

Tari alang ini merupakan tari yang sederhana dan juga merupakan tari tradisional Sumatera Barat dan tari Alang babega ini salah satu kekayaan budaya d [...]

Baca Selengkapnya

Gendang

Alat musik tradisional lampung ini terbuat dari kayu dan kulit binatang. kulit binatang yang biasa di gunakan adalah kambing, sapi atau kerbau. Gendan [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar