BudayaDetail Budaya

Alat Musik Arbar Alat Musik Tradisional

2018-09-02 03:13:59
| | |
Share:

Provinsi Aceh terkenal dengan alat musik tradisional yang khas, salah satunya adalah Arbar. Arbar merupakan alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara digesek dan terbuat dari bahan alam. Alat music Arbar pernah berkembang di daerah Pidie, Aceh Besar dan Aceh Barat. Alat musik ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Belanda, tetapi sayangnya alat musik ini mulat jarang ditemukan dan mulai punah dari Serambi Mekah. Alat musik ini terbuat dari tempurung kelapa, kulit kambing, kayu dan dawai. Dan untuk busur dan pengeseknya terbuat dari kayu, rotan atau serat tumbuhan. Alat musik ini terdiri dari dua bagian, yaitu istrumen induk (Arbar) dan penggesek (Go Arbar). Arbar sendiri termasuk dalam golongan alat musik kordofon, yaitu alat musik yang mana semua sumber bunyi tersebut, berasal dari dawai. Dahulu alat musik ini dimainkan untuk mendampingi lagu tradisional yang berasal dari daerah sekitarnya. Arbar biasanya dimainkan bersama dengan alat musik Rapai. Biasanya Arbar dimainkan hanya pada acara pesta rakyat, sebagai hiburan msyarakat dan kegiatan pasar malam serta dalam pertujukan seni. Sumber adalah http://macamalatmusik.blogspot.com/2017/08/arbab-alat-musik-tradisional-khas-aceh.html dan https://alatmusikindonesia.com/alat-musik-tradisional-aceh/#top


Budaya Lainnya

JARANAN

Jaranan merupakan lagu permainan anak-anak yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu ini dinyanyikan untuk mengiringi sebuah permainan tradisional pada zama [...]

Baca Selengkapnya

Tari Pamonte

Tari Pamonte adalah tari tradisional yang mengangkat kegiatan suku Kaili di Sulawesi Tengah saat musim panen padi. mereka memetik dan menuai padi seca [...]

Baca Selengkapnya

Lalampa

Lemper? tentu saja kata itu tidak asing lagi di telinga kita, lemper adalah makanan yang mudah kita jumpai di daerah Jawa. Nah, bagimana dengan Lalamp [...]

Baca Selengkapnya

Alat musik tradisional Sulawesi Tengah paree

Alat musik tradisional Pare’e terbuat dari bambu yang dibelah dan salah satu bagian ujungnya dijadikan runcing seperti paruh burung karena salah sat [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar