BudayaDetail Budaya

Aesan Gede Pakaian Tradisional

2018-08-13 04:07:37
| | |
Share:

Sebagaimana namanya, Aesan Gede merupakan simbol kebesaran para raja Sriwijaya, yang kemudian diterjemahkan dalam gaya tata rias dan busana pengantin Palembang. Baik pengantin pria maupun pengantin perempuan sama-sama mengenakan dodok menggunakan songket Palembang yang bagian dada dan bahunya kemudian ditutupi terate. Hanya saja, pengantin pria mengenakan bawahan berupa celana songket motif pucuk rebung. Ciri khas lain pada busana aesan gede adalah pada aksesori kepala yang dikenakan masing-masing pengantin. Pengantin perempuan mengenakan mahkota karsuhun sedangkan pengantin pria mengenakan kopiah cuplak. Selain itu, pengantin aesan gede juga memakai dua selendang sawit yang dikenakan menyilang dari bahu kanan ke pinggang bagian kiri dan dari bahu kiri ke pinggang bagian kanan. Yang menjadi ciri khas dari aesan gede adalah, pengantin pria menggantungkan saputangan segitigo di jari tengah tangan kanan, dan pengantin perempuan mengenakannya di tangan kelingking tangan kanan. Saputangan segitigo warna merah berbahan beludru berhiaskan motif bunga melati emas di salah satu bagian sisinya. http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/perlengkapan-pernikahan/beda-aesan-gede-dan-aesan-pasangkong-busana-adat-pengantin-palembang-5921


Budaya Lainnya

Alat Musik Tradisional Leko Boko / Bijol

Leko Boko / Bijol adalah alat musik petik. Yang berasal dari masyarakat suku Dawan, Suku Dawan, merupakan suku yang berada di pulau Timor. Suku Dawan [...]

Baca Selengkapnya

Sungai Rangkui

Sungai Rangkui merupakan sebuah sungai yang terletak di Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung. Sungai ini awalnya menjadi tempat hidupnya ika [...]

Baca Selengkapnya

Tari Pho

Tari Pho adalah seni tari yang berasal dari Provinsi Aceh. Tari ini dibawakan oleh tari wanita. Dahulu tari ini dipentaskan pada saat upacara kematia [...]

Baca Selengkapnya

Tari Blunde/Blundik

Tari Blunde atau Blundik adalah tarian tradisional Bulungan Kalimantan Utara. Blunde atau blundik merupakan tari tradisional bulungan yang sudah hampi [...]

Baca Selengkapnya
Komentar
Komentar masih kosong. Jadikan diri anda sebagai komentar pertama.
Berikan Komentar